Gerindra Tak Bertanggung Jawab Soal ‘Garuda Mbedal’

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Partai Gerindra menolak bertanggung jawab atas ulah Garuda Mbedal (Gardal) yang mendukung pasangan rivalnya, Juliyatmono-Rober Christanto. Gardal merupakan simpatisan Partai Gerindra dari barisan sakit hati.

“Mereka (Gardal) itu relawan Gerindra pada Pilpres 2013. Tapi bukan dari struktural partai Gerindra lho. Terkait itu (mendukung pasangan Juliyatmono-Rober Christanto) adalah hak politiknya sendiri,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Karanganyar, Yulianto kepada wartawan di sela konsolidasi pemenangan Cagub-Cawagub Jawa Tengah Sudirman Said-Ida Fauziah dan pemenangan Cabup-Cawabup Karanganyar Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih, Rabu (31/1).

Yuliyanto memastikan tak ada jajaran struktural Partai Gerindra ikut-ikutan Gardal. Sebab, instruksi DPP partainya cukup jelas, yakni mengusung pasangan calon bupati-wakil bupati Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih. Meski demikian, ia tetap khawatir kekuatannya berkurang.

“Misalnya punya seratus lalu berkurang satu, itu namanya juga berkurang. Mereka itu kan dulunya simpatisan kita yang diharapkan tetap mendukung sampai sekarang,” katanya.

Yulianto juga enggan mengajak simpatisan dari Gardal mengalihkan dukungannya. Partai Gerindra meyakini gerakan sempalan simpatisannya itu tak akan berdampak signifikan.

Sementara itu dukungan terhadap pasangan calon bupati wakil bupati makin ramai. Dari kubu Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih, Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) merapatkan barisannya memenangkan paslon yang diusung Partai Gerindra-PKS tersebut.

“Pembentukan pada enam bulan lalu akan memenangkan Pilgub, Pilbup, Pileg sampai Pilpres nanti. Kami ini dari pensiunan pejuang, BUMD dan sebagainya. Untuk ketua, sekretaris dan bendahara mulai korda, korcam dan kordes sudah dilantik,” kataKorwil PPIR Soloraya, Suyoto.

Di sisi lain, spanduk Gardal mendukung Juliyatmono-Rober (Yu-Ro Baru) bertebaran di sejumlah lokasi. Mereka mengaku kecewa kepada DPP Partai Gerindra lantaran merekomendasi pasangan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih (RoDa) untuk maju di Pilbup Karanganyar 2018.

“Pemasangan itu bukan karena kita sakit hati atau tidak terima. Akan tetapi, pemasangan itu merupakan sikap politik kami terhadap Pilkada di Karanganyar,” ungkap Novel, ketua Relawan Garuda Mbedal. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI