Gibran Motivasi Anak Muda Agar Pegang Kendali Ekonomi

SOLO, KRJOGJA.com – Calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan pemulihan ekonomi adalah hal utama yang dilakukan pasca pandemi Covid-19.

Di tengah situasi yang terlihat sulit ini, harus disikapi dengan optimis. Bahkan tetap ada peluang dimana para muda-enterpreneur tidak hanya survive melainkan termotivasi untuk menemukan peluang dan
memanfaatkan krisis supaya bisa naik kelas.

Hal itu dikatakan oleh calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka di sela-sela diskusi yang digelar Relawan Solo Hebat (Sobat) Muda Visioner dengan tema “ Muda Pengusaha Naik Kelas” di Wedangan Cendana Kopi Pasar Gede Lantai dua, Solo.

Gibran didampingi Koordinator Sobat Muda-Visioner Magda dan Guntur Wahyu Nugroho selaku aktivis dari Komunitas Muda Visioner dan tokoh muda legislatif Ginda Ferachtriawan
kepada wartawan mengatakanmenilai pemulihan ekonomi bakal jadi hal berat.

Dikatakannya, persoalan ekonomi atau membangkitkan ekonomi di tengah masyarakat yang kini terpuruk karena pandemi Corona, bakal menghadang.

Selain itu, putra Presiden Joko Widodo yang berpasangan dengan Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo 2020 menyampaikan, bahwa tantangan lain yakni revolusi industri 4.0 Ekonomi digital akan memegang peranan sangat penting.

“Untuk itu, akan ada wadah kalangan kreatif untuk terkoneksi satu sama lain yang mampu mengakselerasi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab nantinya anak-anak mudalah yang menjadi garda terdepan. Bahkan akan kita bentuk ekosistem bisnis yang dikomandoi anak-anak muda,” tegasnya.

Gibran memaparkan, dalam era digital kolaborasi akan sangat dibutuhkan untuk mampu bersaing. Karena itu, dirinya berencana merealisasikannya sebagai sarana bagi anak  muda untuk bertukar pikiran. “Ini adalah tempat berkumpulnya orang-orang terutama anak muda untuk memunculkan pemikiran serta ide-ide kreatif,” ujar dia.

Rancangan tersebut nantinya bakal dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang ide-ide kreatif dari tahap konsep, eksekusi, hingga eksibisi. Selain ruang seminar, akan dilengkapi ruang workshop, ruang pamer, dan market place.
“Paling penting ada ruang untuk market place. Di situ akan kita sediakan alat-alat printing, mesin jahit, obras, CNC, dan kalau ada anggaran lebih kita mau menyediakan mesin  printing tiga dimensi,” ungkap ayah dari Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah ini.
Selain fasilitas fisik, anak-anak muda dapat mengikuti berbagai pelatihan hard skill seperti menjahit, dan mengoperasikan mesin-mesin produksi.

Selain itu, mereka juga bisa mendapat pelatihan soft skill seperti public speaking, marketing, hingga mengurus perizinan dari pemerintah.
“Kemudian akan kita bentuk ekosistem bisnis yang dikomandoi anak-anak muda,” tegasnya.

Lebih jauh Gibran menambahkan, selanjutnya akan dibangun menjadi gedung tersendiri jika nantinya ia dipilih menjadi Wali Kota Solo.
Namun, tak menutup kemungkinan ia akan memanfaatkan gedung-gedung yang sudah ada. Salah satunya Solo Technopark yang dibangun di Pemerintah Kota Solo saat dipimpin oleh Walikota Joko Widodo.

“Paling utama di sini adalah peran aktif masyarakat terutama anak muda yang mau berpartisipasi dalam program-program yang disediakan pemerintah kota,” pungkasnya.-(Hwa).

 

BERITA REKOMENDASI