Gugus Tugas Sukoharjo Temukan Satu Klaster Baru Virus Corona Pemudik

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo menemukan satu klaster baru penyebaran virus Corona dari pemudik. Kasus positif virus Corona tersebut ditemukan terhadap pemudik setelah menikahkan anaknya. Satu kasus positif virus Corona dan kontak erat semuanya sudah mendapat penanganan dari petugas.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (27/4) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sejak awal sudah melarang mudik Lebaran sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Namun nyatanya masih saja ada pemudik nekat datang dari berbagai daerah masuk ke Kabupaten Sukoharjo.

Dalam proses kedatangan pemudik tersebut telah dilakukan pendataan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dengan melibatkan petugas hingga RT dan RW. Petugas selain mendata juga memeriksa kondisi kesehatan pemudik yang sudah terdata masuk dibeberapa wilayah di Sukoharjo.

“Beberapa kasus kedatangan pemudik akhirnya ada temuan satu klaster baru virus Corona dari pemudik. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo menemukannya sekitar dua Minggu lalu dan sudah mendapat penanganan dari petugas,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, klaster baru virus Corona pemudik terjadi pada satu orang positif virus Corona. Pemudik tersebut datang dari luar daerah dan masuk ke wilayah Kabupaten Sukoharjo untuk keperluan menikahkan anaknya. Usai acara tersebut kondisi kesehatan pemudik kurang baik hingga dilakukan pemeriksaan dan diketahui positif virus Corona.

Usai temuan kasus tersebut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo langsung bergerak cepat dengan melakukan pelacakan dan penanganan kontak erat. Mereka setelah ini masih terus dipantau kondisi kesehatannya hingga dinyatakan sehat dan tidak tertular virus Corona.

“Kasus ini merupakan temuan kasus pertama dari klaster pemudik pada mudik Lebaran tahun ini,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI