Gusti Moeng Optimis Produk Kuliner dari Solo, ‘Makan Ku’ bisa Mendunia

SOLO, KR JOGJA.com – Pasangan suami istri (pasutri) bangsawan kraton Kasunanan Kraton Surakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari dan Kanjeng Pangeran (KP) Dr Eddy Wirabumi menyatakan salut dan optimis, kuliner masakan cepat saji ” Makan Ku” karya anak bangsa , putra asli Solo H Puspo Wardoyo dapat bersaing dengan produk sejenis baik di dalam maupun luar negeri.

“Saya yang sejak kecil menikmati makanan asli Solo seperti gudeg, bakso Solo, nasi liwet merasa taste atau rasanya “Makan Ku” Solo banget ada manis, asin juga gurih,” ujar Gusti Moeng panggilan akrab GKR Wandansari yang langsung mencoba sendiri cara memasak “Makan Ku” pakai alat pemanas yang tersedia di kotaknya, di gerai “Makan Ku” Halalan Thayyiban Jalan Slamet Riyadi nomor 300 , Sriwedari, Solo, Senin (21/9/2020).

Menurut Gusti Moeng ,Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Kraton Kasunanan Surakarta, sifat karakter wong Solo itu 24 jam makan harus tersaji. ” Lhah di saat pandemi Covid-19 ini, jam buka warung makan kalau malam di batasi tak perlu panik. Bisa masak sendiri dengan praktis tanpa kompor dengan alat pemanas di dalam box “Makan Ku” “tutur Gusti Moeng.

Menurut Gusti Moeng, persaingan kuliner dunia sementara ini yang dominan adalah masakan China, Jepang, Thailand dan Korea. “Kini saatnya produk kuliner karya anak bangsa kebetulan dari Solo yakni “Makan Ku” bisa tampil ikut bersaing di ranah kuliner internasional, ” papar Gusti Moeng yang juga menjadi
ketua Yayasan Pawiyatan Kabudayaan Kraton Kasunanan Surakarta.

BERITA REKOMENDASI