Hanya Satu Kirab Pusaka 1 Sura di Kraton Kasunanan Surakarta Yakni 21 September

SOLO, KRJOGJA.com – Menjawab kebingungan masyarakat tentang penentuan kirab pusaka 1 Sura di Kraton Kasunanan Surakarta, Raja  ISKS Pakoe Boewono XIII akhirnya secara resmi  mengumumkan tahun Baru Jawa atau prosesi malam 1 Sura Tahun Dal 1951 kalender Jawa jatuh pada Kamis  malam, 21 September 2017. Dengan adanya pengumuman itu pihak PB XIII meluruskan hanya ada satu kirab pusaka 1 Sura di Kraton Surakarta dan waktunya sesuai penanggalan Jawa Sultan Agung Hanyokrokoesoemo jatuh pada 21 September 2017 bukan tanggal yang lain.

Dua orang putra dalem PB XII yakni KGPH Dipo Koesoemo dan KGPH Benowo mewakili raja PB XIII, Selasa (19/9/2017) kepada wartawan di Sasana Putra Kraton Surakarta membantah bakal ada dua kirab pusaka 1 Sura di Kraton Surakarta.

“Kalau ada panitia lain  dan mengumumkan kalau kirab kraton Surakarta jatuh pada hari Rabu (20/9/2017) itu salah, dawuh Sinuwun sebagai penguasa adat tertinggi kraton Surakarta kirab pusaka dilangsungkan Kamis (21/9/2017) sekitar pukul 23.00,” ujar Gusti Benowo dan Gusti Dipo.

Gusti Dipo Koesoemo menuturkan berdasarkan kalender Jawa Mataram Islam Sultan Agung Hanyokro Koesoemo dengan metode baik cara Asopon (Tahun Alip, Selasa Pon) maupun  versi Aboge (Tahun Alip, Rabu Wage), tanggal 1 Sura tahun Dal 1951 kalender Jawa, akan jatuh pada hari Kamis, 21 September 2017.

Gusti Benowo menambahkan pihak Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo yang sebelumnya menyatakan akan ikut menanggung biaya kirab pusaka 1 Sura, telah berkoordinasi dan setuju sesuai kalender event Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Solo kirab 1 Sura di Kraton Surakarta, Kamis (21/9/2017) sementara di Pura Mangkunegaran kirab pusaka dalem tetap Rabu (20/9/2017).

“Saya sudah telpon-telponan, koordinasi dengan Pak Rudy, Walikota Solo yang berhak menerima dana untuk prosesi  1 Sura Kraton Surakarta adalah Raja PB XIII. Di sisi lain pemegang kunci gedhong pusaka tempat puluhan pusaka kraton yang akan dikirab itu Sinuhun PB XIII. Jadi nalarnya panitia lain tidak bisa mengakses pusaka kraton yang bakal dikirab, juga tidak memiliki anggaran dari pemerintah,” ujar Gusti Benowo.

Seperti diketahui sebelumnya pihak GKR Wandansari Koes Moertiyah  dan KP Winarno Kusumo Wakil Pengageng Sasana Wilapa Kraton Kasunanan Surakarta, bertempat di Ndalem Kayonan kompleks Kraton Surakarta pada Kamis (14/9/2017) mengumumkan kalau penanggalan 1 Sura atau 1 Muharam bertepatan dengan kirab pusaka di Kraton Surakarta jatuh pada Rabu (20/9/2017).

“Saya tegaskan tidak ada dualisme dalam penentuan upacara adat. Yang berwenang ya Sinuhun PB XIII,” papar Gusti Benowo.(Hwa)

BERITA REKOMENDASI