Harga Bahan Pokok di Sragen Melonjak

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok dan sayuran di Pasar Bunder Sragen melonjak menjelang Natal dan Tahun Baru. Kebutuhan pokok yang mengalami lonjakan harga di antaranya daging ayam, telur, beras serta cabai rawit.

Harga daging ayam naik hingga Rp 4.000/kg, telur naik sampai Rp 8.000/kg dan cabai rawit naik Rp 7.000/kg. Sementara harga beras naik Rp 500 – Rp 1.000/kg. Harga-harga kebutuhan lainnya cenderung stabil dan belum terjadi kenaikan harga.

Kenaikan harga kebutuhan pokok dan sayuran ini diketahui berdasarkan pantuan di Pasar Bunder yang merupakan pasar induk di Sragen, Jumat (22/12/2017). Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Bunder, Yati (36) mengaku harga daging ayam naik sejak sepekan terakhir, dari yang semula Rp 28.000/kg menjadi Rp 32.000/kg atau naik 14,29%.

Menurutnya, kenaikan harga ini biasa terjadi mendekati Natal dan Tahun Baru. Karena harga naik, otomatis daya beli masyarakat menjadi agak menurun. "Biasanya sehari bisa habis sampai 30 ekor. Saat ini paling banyak hanya bisa menjual 25 ekor per hari," ujarnya.

Hal senada disampaikan Sriyani, pedagang lain yang menyampaikan harga daging ayam selama sepekan terakhir naik hingga Rp 4.000/kg dari harga sebelumnya Rp 28.000/kg. Selain daging ayam, harga telur juga naik dari Rp 16.000/kg menjadi Rp 24.000/kg.

Harga bawang putih naik dari Rp 18.000/kg menjadi Rp 20.000/kg. Harga bawang merah cenderung stabil Rp18.000/kg. Harga cabai rawit merah terus naik, tiga hari terakhir naik dari Rp 26.000/kg menjadi Rp 33.000/kg.

"Cabai rawit biasa naik dari Rp 12.000/kg menjadi Rp 18.000/kg per tiga hari terakhir. Cabai besar hijau juga naik Rp 12.000 menjadi Rp 14.000/kg. Cabai besar merah naik dari Rp 20.000/kg menjadi Rp 22.000/kg," tandasnya.

Pedagang lain, Sarjito mengaku mampu menghabiskan stok cabai rawit merah sampai 2 kuintal per hari. Dia mengaku kulakan cabai dari pengepul dan memang hanya dijatah terbatas.

"Cabai itu dibeli dari wilayah di Jawa Timur. Harga cabai diperkirakan meningkat terus sampai Tahun Baru nanti,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Sragen, Untung Sugihartono mengaku kenaikan berbagai komoditas bahan pokok tersebut memang biasa terjadi menjelang libur Natal dan Tahun Baru seperti sekarang. Namun kenaikan harga itu dinilai masih dalam batas wajar. "Kami pastikan stok barang masih tersedia, meski harganya sedikit naik dibanding hari biasa," tuturnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI