Harga Gabah Mulai Stabil, Serapan Panen Petani Tetap Berlanjut

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Penyerapan gabah petani oleh Bulog kembali stabil. Petani dipersilakan menjual panennya ke penawar harga tertinggi. Wakil Pimpinan Bulog kantor cabang Surakarta Nanang Hariyanto mengakui adanya komitmen penyerapan gabah kering panen MT I di Karanganyar sebanyak 15 ribu ton. Namun saat ini, petani cenderung memilih menjual panenannya ke penawar tertinggi. Dalam hal ini, Bulog mematok harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen Rp 4.200.

“Jika ada yang menawar lebih tinggi, petani dipersilakan menjualnya ke sana. Tidak melulu harus ke Bulog. Kami hadir untuk menyerap hasil panen sesuai HPP. Agar petani tidak merugi karena menjual murah panenannya,” katanya kepada KRJOGJA.com, Minggu (25/4/2021).

Nanang mengatakan angka serapan gabah tiap kali musim panen 48 ribu ton GKP se eks Karisidenan Surakarta. Petani juga boleh menjual ke Bulog dalam bentuk beras. Ia menilai harga gabah sudah mulai stabil sehingga kuota penyerapan di MT I menyesuaikan. Gejolak yang biasanya muncul di awal musim panen, sudah normal.

BERITA REKOMENDASI