Henry: Mubes Kosgoro 1957 di Cirebon, Sesuai AD/ART Organisasi, di Luar itu Ilegal

SOLO, KRJOGJA.com – Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO 1957) yang lahir pada tanggal 10 November 1957, bakal menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957. Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 akan menyelenggarakan Mubes Kosgoro 1957 secara daring.

Hal tersebut dilakukan karena adanya kondisi pandemi Covid-19. Mubes Kosgoro yang digelar secara daring, merupakan hasil Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) 1957 ke VII, pada tanggal 30 Januari 2021 di Jakarta. Seluruh peserta sepakat bahwa digelarnya Mubes daring sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Penasehat Ahli di Lembaga Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Henry Indraguna sekaligus Vice Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Minggu (28/2/2021) kepada wartawan melalui aplikasi whatsap mengatakan keputusan yang diambil dalam Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) VII Kosgoro 1957 terkait penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 sudah sesuai dengan AD/ART Kosgoro 1957.

“Mubes Kosgoro 1957 akan dilaksanakan di Cirebon, pada Tanggal 6-8 Maret 2021. Pengadaan Mubes harus sesuai AD/ART Organisasi. Apabila ada yang mengadakan Mubes Kosgoro 1957 di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh Organisasi itu dianggap ilegal,” ujar Henry Indraguna.

BERITA REKOMENDASI