Hiii..Peri Ikut Bonceng, Jatmiko Motoran di Tengah Sungai

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI (KRjogja.com) – Mengaku sepeda motornya ditumpangi mahluk halus, Tri Jatmiko secara setengah sadar tersesat selama berjam-jam. Petualangan ghaibnya tersebut terhenti saat ia sadar motornya sudah berada di tengah sungai yang jaraknya sekitar satu kilometer dari jalan raya.

Ditemui saat penyerahan motornya di Mapolres Boyolali, Rabu (19/7), Jatmiko menceritakan cerita yang terdengar ganjil tersebut. Awalnya pada Rabu (12/7) sekitar pukul delapan malam, ia memacu motornya dari rumahnya di Dukuh Gajahwongan, Desa Canden, Kecamatan Sambi, hendak menuju Solo. Saat melintas di sekitar Waduk Cengklik, tiba-tiba mendapati sesosok perempuan sudah membonceng di motornya. Dalam kondisi setengah sadar, ia tetap melaju bersama mahluk halus menempel di punggungnya menyusuri jalanan selama berjam-jam sembari sesekali ngobrol dengan makhluk ghaib meski tak berani menoleh ke belakang.

“Jalannya bagus dan lurus namun saya tak mendapati kendaraan lain ataupun pemukiman. Saya berbicara dengan hantu tersebut dalam bahasa jawa dan sepertinya mahkluk tersebut berwajah cantik kalau dengar dari suaranya. Tapi saya lupa saya ngobrol apa,” terang Jatmiko.

Setelah berjam-jam berkendara di jalanan mulus, ia baru sadar sepenuhnya saat kakinya terasa dingin dan basah. Tahu-tahu, ia dan motornya sudah tercebur di sungai Pereng, Desa Pakel, Kecamatan Andong dengan ketinggian air selutut, 20 km jauhnya saat dari lokasi saat ia hilang kesadaran. 

Di tengah sungai di kegelapan malam tersebut, ia sempat mendengar suara ramai orang tertawa meski tak kelihatan wujudnya. Meski takut setengah mati, ia masih sempat mengunci kunci stang motornya sebelum lari terbirit-birit sampai sekitar jam lima pagi ia sampai di Pasar Nogosari. “Lalu saya carter mobil angkutan jurusan Bandara Adi Soemarmo – Andong untuk pulang ke rumah,” ceritanya.

Siangnya, ia berusaha melacak motornya namun tak ketemu sebab saat kabur dari sungai, ia begitu takut sehingga tak mengingat lokasinya. Baru pada Sabtu (17/7) setelah tiga hari motornya tak jelas keberadaannya, ia mendapati motornya sudah diamankan di Mapolsek andong.

Kapolsek Andong, AKP Suwardiyono menceritakan, pada Kamis pagi ia mendapat laporan jika warga menemukan sepeda motor tak bertuan berada di tengah sungai. Anehnya lagi, meski lokasi jauh dari jalan raya, sekitar satu kilometer, petugas yang melakukan penyelidikan tak menemukan jejak roda di sekitar penemuan motor.  Lagipula lokasi penemuan tak memungkinkan dilewati sepeda motor.

“Saya umumkan kemana-mana, tapi tak ada warga yang mengaku punya motor tersebut. Baru beberapa hari kemudian Tri Jatmiko datang untuk mengambil motornya,” kata Kapolsek.

Menurut keterangan tokoh warga, sambung Kapolsek, daerah tersebut memang dikenal cukup angker. “Katanya dulu ada warga setempat yang hilang di lokasi tersebut dan sampai saat ini juga belum ketemu,” kata Kapolsek. (R-11)

 

BERITA REKOMENDASI