Hujan Hambat Renovasi Jembatan Bugel

BOYOLALI (KRjogja.com) – Proses renovasi Jembatan Bugel di Desa Trayu, Kecamatan Sambi, terganggu oleh kondisi cuaca hujan yang masih mengguyur meski mestinya sudah memasuki musim kemarau.

Pengawas proyek, Supriyono, Senin (19/09/2016) menjelaskan, selama beberapa hari tekahir ini hujan deras mengguyur wilayah Boyolali sehingga membuat aliran sungai meluap. Kondisi tersebut cukup menghambat proses renovasi jembatan senilai Rp 1,9 miliar tersebut, sebab selama menguap, proses pengerjaan terpaksa dihentikan sementara menunggu air surut.

"Luapan sungai sangat mengganggu, terutama saat proses penguatan tiang seperti yang dilakukan saat ini. Kalau proses tersebut sudah selesai, maka proyek tak akan terpengaruh hujan,” katanya.

Meski kondisi cuaca kurang mendukung, ia tetap optimis proses penguatan jembatan dan pelebaran badan jembatan dari semula 4 meter menjadi 8 meter tersebut akan selesai sesuai tenggat waktu pada akhir Desember mendatang.

Diketahui, Pemkab Boyolali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Boyolali pada tahun ini melakukan rehab dan pembangunan sebanyak 10 jembatan. Selain Jembatan Bugel, beberapa jembatan yang direnovasi diantaranya Jembatan Santren, Kecamatan Teras, senilai Rp 1 miliar, Jembatan Kembangsari, Desa Madu, Kecamatan Mojosongo senilai Rp 592 juta, serta Jembatan Ngampon, Kecamatan Ampel, senilai Rp 268 juta. (R-11)

BERITA REKOMENDASI