Hujan Lebat, ‘Raden Arjuna’ Menyelamatkan Diri

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Raden Arjuna bersama cakil, para raksasa dan punakawan seakan kompak mengambil langkah seribu meninggalkan pementasan wayang orang lakon Wasi Jaladara di Terminal Karangpandan, Sabtu (27/08/2016) malam.

Padamnya lampu panggung secara tiba-tiba diwarnai ekspresi panik para sinden dan pengrawit nJajah Desa Milangkori seolah pertanda pementasan harus disudahi. Kru terpaksa memutus aliran listrik tanpa terlebih dulu mengkode para pemain wayang yang sedang serius menyelami perannya di atas panggung.

Para penonton tak mampu berbuat banyak selain tetap berada di tenda peneduh, seakan berharap cemas pementasan bisa dilanjutkan lagi untuk mengobati rindu menyaksikannya.

“Terakhir melihat wayang orang di Karangpandan tahun 1963. Saat itu masih duduk di SMA kelas III. Harus ke GWO Sriwedari Solo dulu kalau mau nonton. Jauh. Niatnya mau nostalgia, tapi apa boleh buat. Saya gelo,” kata Suparno (75) warga Desa/Kecamatan Karangpandan. (M-8)

 

BERITA REKOMENDASI