Hujan Sebabkan Kerusakan, DPUPR Sukoharjo Terjunkan Petugas Tambal Jalan Berlubang

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Musim hujan berdampak pada kerusakan jalan disejumlah wilayah salah satunya jalur di Kecamatan Mojolaban menuju ke Sukoharjo. Kondisi tersebut membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo menurunkan petugas melakukan penambalan jalan berlubang. Anggaran sebesar Rp 7 miliar disiapkan untuk kegiatan tambal sulam jalan.

Warga Desa Gentan, Kecamatan Bendosari, Risdiana, Selasa (26/1), mengatakan, kondisi jalan utama dari Mojolaban menuju ke Sukoharjo melalui Gentan, Bendosari banyak ditemukan kerusakan. Jalan dalam kondisi berlubang cukup banyak dibeberapa titik sehingga membahayakan pengguna. Kerusakan bertambah parah saat musim hujan.

“Kondisi jalan yang berlubang tergenang air hujan dan membuat pengguna jalan celaka. Beberapa kejadian kecelakaan lalu lintas juga sering terjadi,” ujarnya.
Warga memberikan tanda bahaya dibeberapa titik jalan berlubang sebagai antisipasi pengguna terjatuh saat melintas. Warga berharap segera ada perbaikan dari dinas terkait.

Kepala DPUPR Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo, mengatakan, musim hujan sangat berpengaruh pada kondisi jalan khususnya beraspal. Sebab dibeberapa titik jalan diketahui ada genangan air sehingga menyebabkan kerusakan jalan aspal semakin cepat.

Salah satu penyebab terjadinya genangan air di jalan aspal karena warga membuat bangunan lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat air hujan tidak terbuang ke saluran melainkan menggenang di jalan aspal.

“Secara konstruksi kondisi jalan aspal sangat rawan rusak saat tergenang air, apalagi setelah ada temuan kerusakan kecil maka semakin cepat rusak. Beda dengan konstruksi jalan cor beton seperti di wilayah Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu tidak terlalu terpengaruh hujan,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI