HUT ke-54, NPC Kembangkan Prestasi Atlet Difabel

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRjogja.com) – Memasuki usia 54 tahun, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia semakin dipercaya masyarakat dunia. Prestasi yang diraih dalam pembinaan atlet difabel mengundang negara lain untuk 'ngangsu kawruh' diantaranya Kamboja dan Timor Leste.

Dua negara itu ingin mengirimkan atletnya untuk berlatih di NPC Indonesia. Itu tak lain organisasi yang dipimpin Senny Marbun pernah mencatat sebagai juara di tingkat Asean disamping atletnya berhasil menyabet medali perunggu di Paralympic. Terakhir di Paralympic Rio De Janeiro meraih medali dari cabang angkat berat.

"Kami terus ingin mengembangkan prestasi atlet NPC," kata Senny Marbun, Presiden NPC Indonesia usai memotong tumpeng HUT 54 di depan kantor NPC. Peringatan ulang tahun dihadiri para pengurus dan atlet NPC dari berbagai daerah baik dari Jawa Tengah maupun DIY.

Presiden NPC Indonesia Senny Marbun berharap NPC ke depan bisa lebih berprestasi  dan mampu mengangkat nama Indonesia lebih tinggi lagi. Salah satunya mengulang juara umum di ASEAN Para Games Malaysia. Untuk meraih itu jajaran pengurus diminta selalu kompak dan tidak terjadi perpecahan.

Sebelum berganti nama NPC,  wadah pembinaan olahraga kaum difabel ini bernama Yayasan Pembina Olahraga Cacat (YPOC) dan berganti menjadi Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC). (Qom)

 

 

BERITA REKOMENDASI