Ikut Monev, Pak Lurah Ikut Tes Urine Dulu

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung menggelar monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan pengembangan kapasitas penggiat anti narkoba di instansi pemerintah, Senin (14/11).

Tidak kurang dari 18 lurah yang ada di Kecamatan Temanggung dan Parakan, serta dua sekretaris kecamatan (sekcam) di kecamatan tersebut ikut dalam kegiatan tersebut. Sebelumnya, mereka harus menjalani tes urine untuk memastikan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan dapat menjadi contoh masyarakat. Hasil tes menunjukkan negatif pada semua peserta.

Kepala BNNK Temanggung Istantiyono mengatakan monev diperlukan untuk melihat perkembangan pelaksanaan pengembangan kapasitas penggiat anti narkoba di instansi pemerintah terutama di tingkat kelurahan yang ada di Temanggung.

" Pada Agustus lalu, para lurah sudah diberikan pelatihan penggiat anti narkoba. Kini perlu dievaluasi, Kekurangan akan diperbaiki dan yang telah baik untuk ditingkatkan," katanya.

Evaluasi tambah dia, terutama membahas tentang capaian yang diraih oleh masing-masing penggiat untuk pelaksanaan kegiatan Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah kerjanya.

Dia menyatakan ada progres positif dari pelaksanaan program, diantaranya telah terbentuk kader anti narkoba di tingkat kelurahan yang kini berproses pada pembentukan di tingkat lingkungan atau dusun. Melalui kader anti narkoba ini dilakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba pada masyarakat, terutama kaum remaja. (Osy)

 

BERITA REKOMENDASI