Industri Kayu Indonesia bakal jadi Raja Dunia

SOLO, KRJOGJA.com – Pengusaha kayu dan mebel Indonesia memiliki peluang bisa menguasai pasar dunia. Para stake holder terdiri pengusaha kayu dan mebel, pemerintah termasuk perbankan membentuk ITC (Indonesia Timber Council) atau Dewan Perkayuan Indonesia yang akan memperjuangkan industri perkayuan Indonesia ditingkat dunia.

Demikian dikatakan Ir Setyo Wisnu Broto MM owner PT Sentosa Grup yang sekaligus Ketua Umum Sedulur Kayu & Mebel (Sekabel) Jokowi dan Gunawan Wijaya owner PT Naga Bhuana Grup serta Begog Djoko Winarso Juru Bicara Sekabel Jokowi saat acara Perspektif Industri Mebel dan Kayu 2019-2024 yang digelar di The Sunan Hotel, Solo,  Senin (4/3/2019).

Ir Setyo Wisnu Broto MM mengatakan ingin menyatukan seluruh pengusaha mebel, kayu dan kerajinan dari lintas komunitas. "Menyambung dalam satu misi yaitu membawa Indonesia menjadi pemenang," ungkapnya. Khususnya, Wisnu melanjutkan, yakni dari sisi bisnis sesuai dengan yang digeluti oleh relawan Sekabel yakni perkayuan. "Karena kita memiliki potensi yang sangat luar biasa sebagai penguasa kayu dunia," ucapnya.

Menurut Wisnu tahun 2020 bisnis perkayuan akan mencapai 1.000 miliar US Dollar . "Indonesia memiliki keuntungan karena hutan tropis panen pohon kayu sebagai bahan baku industri perkayuan relatif cepat lima hingga enam tahun sudah bisa dipanen,"ujarnya.

Diakui oleh Wisnu, Sedulur Kayu dan Mebel (Sekabel) Jokowi  akan mengerahkan para karyawan pabrik, keluarnya, tetangganya untuk memenangkan Paslon nomor urut #01 Jokowi – Maruf Amin . Di samping itu, Sekabel juga sudah menyiapkan rencana jangka pendek, menengah dan panjang.

Ketua Umum Sekabel, Setyo Wisnu Broto menyampaikan, bahwa sebagai salah satu relawan Jokowi-Ma'ruf Amin, pihaknya tidak hanya berusaha untuk memenangkan Pilpres 2019 ini. Lebih dari itu, Sekabel juga sudah menyiapkan berbagai perencanaan ke depannya. "Dan untuk jangka pendek ini jelas kami ingin memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kami bukan hanya kumpulan pengusaha. Sedulur itu lebih universal. Kami akan ajak pekerja langsung dan tidak langsung, keluarga, saudara, tetangga (untuk memenangkan Jokowi," tuturnya. (Hwa)

 

BERITA REKOMENDASI