Industri Terpuruk Corona, Jumlah Korban PHK Semakin Bertambah

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Jumlah buruh terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan terdampak pandemi virus corona di Sukoharjo terus bertambah. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo mencatat hingga sekarang diketahui ada 4.252 orang tidak lagi bekerja. Mereka berasal dari berbagai sektor usaha.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Endang Mulyani, Selasa (19/5) mengatakan, pandemi virus corona semakin membuat sektor usaha terpuruk. Hal itu berdampak pada terjadinya masalah ketenagakerjaan. Dampak paling buruk dirasakan buruh setelah mereka terkena PHK dan dirumahkan.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo terus melakukan pemantauan. Pendataan dilakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan berkaitan dengan ketenagakerjaan. Hasilnya diketahui, ada sebanyak 1.133 orang buruh terkena PHK, 3.121 orang buruh dirumahkan. Data tersebut sudah jelas nama dan alamat setelah dilakukan pendataan oleh petugas.

Dalam pemantauan petugas juga menemukan sebanyak 916 orang buruh terkena PHK yang belum jelas nama dan alamatnya. Jumlah buruh terkena PHK dan dirumahkan kemungkinan akan terus bertambah mengingat pandemi virus corona belum berakhir.

“Jumlah buruh terkena PHK dan dirumahkan terus bertambah ditengah pandemi virus corona. Kami terus memantau perkembangan,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI