Inovasi Adminduk Terintegrasi, Usai Putusan Cerai, Pemohon Terima KK dan KTP Baru

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRjogja.com – Pemohon cerai tak perlu susah mengurus KK dan KTP usai statusnya berubah. Dokumen kependudukan yang telah menyesuaikan status perceraian itu langsung bisa diterima pemohon tanpa perlu ke kantor Dinas Catatan Sipil.

Dokumen itu diterima pemohon begitu pengadilan agama memutuskan cerainya dikabulkan. Dulunya, pemohon harus ke kantor Disdukcapil sambil membawa putusan cerai supaya KK dan KTP diganti dengan yang baru dengan menyesuaikan statusnya. Namun per Rabu (27/4) mulai berlaku program terintegrasi tersebut.

“Sudah cerai tapi KTP masih status menikah. Itu karena yang bersangkutan malas mengurus ke Disdukcapil. Atau mungkin menggunakan KTP atau KK lama untuk mengelabui. Nah, sekarang saat mengurus cerai, pemohon diminta KK dan KTP lama oleh petugas pengadilan agama. Setelah turun putusan cerai, langsung diberi KK dan KTP dengan status terbaru yang diterbitkan Disdukcapil,” kata Kepala Disdukcapil Karanganyar Any Indrihastuti usai menandatangani MoU program itu di Kantor Pengadilan Agama Karanganyar, Rabu (28/4).

Ia mengatakan kerjasamanya ke Pengadilan Agama tersebut untuk membantu mempercepat berkas pendukung perceraian. Ia tak mau lagi muncul perkara bermodus administrasi kependudukan yang belum beres.

Kerjasama semacam ini juga dijalin ke Kemenag Karanganyar. Saat menikah, pasangan langsung diberi KK, KTP dan surat nikah oleh KUA. Mereka tak perlu mondar-mandir ke kelurahan atau ke kecamatan lagi untuk mengurus dokumen itu.

“Layanan sekali berkas tujuh dokumen kependudukan keluar. Ini sedang kami kerjasamakan ke instansi terkait. Kita menginginkan data base benar. Artinya, dokumen yang beredar dengan data base linier,” katanya.

BERITA REKOMENDASI