Insentif Nakes Wonogiri Segera Dibayar

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Kado indah bagi kalangan tenaga kesehatan (Nakes) Kabupaten Wonogiri pada momentum Hari Jadi Wonogiri ke 280. Pasalnya Pemkab setempat akan segera membayarkan insentif untuk mereka yang selama ini terlibat dalam penanganan virus corona (Covid-19). Dana yang disiapkan diperkirakan mencapai Rp 23 miliar.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (18/05/2021) mengatakan ada pergeseran penganggaran insentif tenaga kesehatan. Tahun 2020 lalu, insentif tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. “Namun, mulai 2021 ini tiba-tiba ada perintah pembayarannya dibebankan daerah (pemerintah daerah),” terangnya.

Diakui informasi mengenai pergeseran penganggaran itu baru dia terima sepekan menjelang lebaran lalu. Sehingga insentif dari bulan Januari sampai sekarang belum bisa dibayarkan. “Walaupun agak terlambat, kami pastikan Pemkab akan membayarkan kepada sekitar 1.400 Nakes, paling lambat akhir Mei atau awal Juni,” kata bupati.

Ia menerangkan, pergeseran penganggaran itu membuat Pemkab harus merefokusing APBD. “Anggaran sudah disiapkan, tinggal mempersiapkan administrasi dan aspek teknisnya,” imbuhnya.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait masih melakukan evaluasi, simulasi, serta melakukan pendalaman terhadap aspek teknis dan administrasinya. Oleh karenanya, dia belum bisa merinci jumlah pasti insentif yang akan diterima tenaga kesehatan.

“Contohnya, kalau seorang tenaga kesehatan menangani 100 pasien namun belakangan ternyata 40 pasien saja yang positif terpapar Covid-19 maka yang dibayarkan adalah insentif terhadap 40 pasien positif itu,” jelas dia. Insentif Nakes baik itu dokter, perawat, para medis lainnya yang berkisar Rp 7,5-15 juta per Nakes dipastikan akan dibayar penuh 100 persen, tanpa dicicil. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI