Insentif Tim Pemulasara Jenazah Covid-19 Diusulkan Naik

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar mengusulkan kenaikan insentif personel pemulasara jenazah Covid-19. Selama ini, insentif setiap pemulasaran per personel Rp 250 ribu.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sundoro Budi Karyanto mengatakan nominal insentif bagi personel pemulasara jenazah Covid-19 di Karanganyar terhitung paling rendah dibandingkan kota maupun kabupaten lainnya. Bahkan ia menyebut ada kabupaten di wilayah lain yang memberi insentif Rp 1 juta setiap pemulasaran per personel.

“Tugas mereka berat. Kasihan teman-teman di lapangan. Memakai APD tidaklah mudah mulai mengambil jenazah sampai menguburkannya. Belum lagi risiko tertular. Ini memang tugas kemanusiaan. Namun kami sebagai pemerintah dan instansi yang berwenang, melakukan sebisa mungkin memberi insentif. Nominalnya sekarang akan diusulkan agar naik,” kata Sundoro kepada KRJOGJA.com, Jumat (12/11/2020).

Alasan lain usulan menaikkan insentif, petugas pemulasara jenazah dilarang menerima gratifikasi dalam bentuk apapun dari ahli waris. Dalam satu regu pemulasara jenazah Covid-19 terdapat 10 personel. Empat diantaranya personel BPBD, dua penggali kubur, dan empat lainnya dari komunitas sukarelawan.

Hingga kemarin tercatat 85 kali pemulasaran jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19. Dari jumlah itu, pemberian insentif baru dicairkan untuk 25 kali penguburan.

BERITA REKOMENDASI