Inspiratif! ASN Peduli Pandemi di Sukoharjo Kumpulkan Paket Sembako

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Terkumpul total sebanyak 7.391 paket sembako dari program Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sukoharjo peduli pandemi virus Corona. Paket sembako tersebut mulai disalurkan pada para penerima secara bertahap. Penyaluran tahap pertama diberikan kepada 465 penerima berasal dari komunitas seniman. Secara simbolis bantuan paket sembako diserahkan oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa di Loby Ruang Bupati Pemkab Sukoharjo, Selasa (3/8).

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, Pemkab Sukoharjo sebelumnya sudah mengeluarkan surat edaran imbauan pada ASN mengumpulkan bantuan paket sembako. Kegiatan dilakukan dalam rangka ASN Pemkab Sukoharjo peduli pandemi virus Corona. Dalam program ini terkumpul total sebanyak 7.391 paket sembako berasal dari ASN Pemkab Sukoharjo yang bertugas disejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bantuan paket sembako dari ASN dikoordinir oleh masing-masing OPD. Setelah terkumpul kemudian diserahkan ke Pemkab Sukoharjo untuk dilakukan penyaluran pada para penerima. Data sudah disiapkan terkait siapa saja yang berhak menerima bantuan paket sembako tersebut.

“Bantuan paket sembako dari ASN dalam program ASN Pemkab Sukoharjo peduli pandemi virus Corona dikumpulkan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo total sebanyak 7.391 paket sembako. Sekarang penyaluran dilakukan dulu pada komunitas seniman sebanyak 465 paket sembako,” ujarnya.

Paket sembako yang masih ada hasil pengumpulan program ASN Pemkab Sukoharjo peduli pandemi virus Corona akan segera dibagikan dalam penyaluran tahap kedua. Sasarannya yakni kepada disabilitas sebanyak 4.717 paket sembako.

Penyaluran bantuan paket sembako lainnya dalam program ASN Pemkab Sukoharjo peduli pandemi virus Corona akan disalurkan melalui pemerintah kecamatan. Para camat nantinya akan membagikan bantuan paket sembako tersebut kepada para penerima yang berhak.

“Bantuan paket sembako ini juga akan didistribusikan ke kecamatan untuk melengkapi yang masih kurang kemarin setelah sasaran penyaluran pada pedagang kaki lima (PKL),” lanjutnya.

Sementara itu, Juru Bicara Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan, jumlah Kasus aktif turun drastis dari puncaknya yang hampir mencapai 600 ribu orang pada bulan lalu. dr. Reisa menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, aparat keamanan, prajurit TNI, anggota Polri, Satpol PP, relawan, tenaga Kesehatan, organisasi mitra pembangunan serta lembaga swadaya masyarakat. Adanya program-program kreatif yang dirancang masyarakat untuk membantu sesama saat pandemi merupakan bukti dukungan sosial kemanusiaan yang harus diapresiasi.

“Sekali lagi doa kita terkabul doa saat kita menyambut tahun baru Muharram 1443 Hijriyah pekan lalu agar tahun ini lebih baik dari tahun lalu sedikit demi sedikit terjawab. Karena doa tersebut kita barengi dengan kerja keras bersama. Doa agar indonesia yang berusia 76 tahun ini semakin sejahtera. Semoga akan semakin terjawab jelas apabila tetap bersatu melawan COVID-19 ini,” katanya. (Mam/Git)

BERITA REKOMENDASI