Isi Ulang Bensin Deket Kompor, Bluk! Rumah Ludes Dilalap Api

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Sebuah rumah milik warga Dukuh Kayen Rt 03/Rw II Desa Gemantar, Jumantono, Edi Susanto (41) ludes terbakar, Sabtu (10/3) pukul 07.30 WIB. Api dari kompor menyambar bensin yang sedang diisi ulang ke botol kaca.

Kasubbag Humas Polres Karanganyar AKP Suryanto mengatakan kebakaran itu meluluhlantakkan bangunan dan merusak perabot di dalamnya. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. "Hanya kerugian material. Sementara, pemiluk rugi ditaksir Rp 50 juta. Nilai bangunan tak seberapa, namun perabot elektroniknya terbakar bersama bangunan. Seperti kulkas dan magic com. Juga ada sepeda gunung dan almari ikut musnah," katanya kepada wartawan.

Diceritakan, istri korban sedang sibuk memasak di dapur. Ia menyalakan api untuk memanaskan air. Lantaran hari mulai siang, ia buru-buru merampungkan pekerjaan lain, yakni membuka warung di depan rumah.

Tak terkecuali membuka kios bensin eceran. Agar menghemat waktu, beberapa pekerjaan rumah itu ditangani di satu tempat. Sambil menuangkan bensin ke botol-botol kaca volume 1 liter, ia juga meracik bumbu dan memasaknya. Kemudian ada pembeli meminta dilayani, sehingga ia pun bergegas ke depan rumah tanpa mematikan dulu kompor maupun menjauhkan bensin darinya.

Usai pembeli terlayani, ia kembali ke dalam rumah untuk menyelesaikan pekerjaan tertunda. Namun betapa kaget wanita ini mendapati asap hitam memenuhi ruangan. Ia juga mendapati lidah api menjilat di mana-mana. 

"Istri korban berteriak memanggil anak dan anggota keluarga lainnya. Mereka kemudian memanggil warga untuk memadamkan api. Polisi datang ikut memadamkannya. Cukup sukar menjinakkan api yang membesar itu. Apalagi masih ada sisa bensin di dalam. Ceritanya, korban usai kulakan bensin sehingga stoknya cukup banyak di dalam," katanya. 

Kepala Satpol PP dan Linmas Karanganyar, Kurniadi Maulato mengatakan meski tak menimbulkan korban jiwa, namun tetangga korban harus dilarikan ke puskesmas akibat kakinya terbakar saat menyelamatkan barang-barang korban. 

"Sudah dikondisikan dengan membawanya ke puskesmas," katanya. 

Petugasnya berjibaku memadamkan api dengan mengandalkan satu unit mobil tangki dan sebuah mobil rescue BPBD. Hasil koordinasi dengan BPBD, kerugian materi mencapai Rp 100-an juta. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI