Jakgung: Warga Harus ‘Wareg’ dan ‘Waras’

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI (KRjogja.com) – Jaksa Agung RI Dr HM Prasetyo mengingatkan, jajaran Adhiyaksa agat berbuat yang terbaik untuk mendukung pembangunan bangsa. Kepercayaan pimpinan maupun masyarakat jangan disalahgunakan karena sekali berbuat salah maka akan berhadapan dengan hukum apalagi aparatur kejaksaan sebagai penegak hukum atau undang undang.

Hal tersebut dikatakan saat Jakgung RI menghadiri bakti sosial berupa operasi katarak, pterygium dan hernia gratis di RSUD Dr Soediran MS Wonogiri, Jumat (23/2). Baksos yang berlangsung hingga Minggu (25/2) digelar lkatan Adhiyaksa Dharmakarini Pusat Kejagung RI bekerjasama dengan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejati Jateng dan Pemkab Wonogiri.

Menurut Jakgung Prasetyo, kegiatan sosial bagi warga kurang mampu sudah rutin digelar saban tahun sekali oleh ikatan isteri pegawai kejaksaan.
"Kami memilih daerah Wonogiri karena informasi yang masuk saya wilayah ini masih banyak warga kurang mampu yang butuh uluran tangan kita," papar Prasetyo.

Disebutkan Jakgung RI, untuk memenuhi standar hidup layak masyarakat harus memenuhi syarat 5 W. "Yakni wareg, waras, wasis, wisma, widodo," terang Prasetyo. Dijelaskan Jakgung, urusan perut (wareg) serta sehat (waras) sangat penting dan strategis karena dengan dua  kondisi itu masyarakat sudah bisa disebut sejahtera hidupnya.

Direktur RSUD dr Soediran MS Wonogiri dr Setyarini MKes melaporkan, animo warga kurang mampu di daerahnya sangat antusias mengikuti baksos yang digelar Kejaksaan Agung bersama Kejati Jateng dan Pemkab Wonogiri ini. Soalnya, kata dia, awalnya ada sekitar 505 warga yang mendaftarkan diri sebagai pasien calon peserta operasi gratis katarak dan hernia. Namun, setelah dicek kesehatan mereka total ada sekitar 150 peserta yang bisa dioperasi. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI