Jalan Gentanbanaran-Karang Mandeg, Ini Komentar DPRD Sragen

SRAGEN, KRJOGJA.com – Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto prihatin melihat proyek perbaikan jalan penghubung Gentanbanaran-Karang, Kecamatan Plupuh, Sragen senilai Rp 3,6 miliar yang mandeg. Rekanan dinilai telah melakukan PHP (pemberi harapan palsu) terhadap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang telah melakukan peletakan batu pertama atau (ground breaking) sebulan lalu.

"Saya justru kasihan dengan bupati karena telah di-PHP rekanan pelaksana proyek. Mestinya setelah groundbreaking, proyek segera digarap. Kalau begini caranya, bupati kan malu pada rakyat," ujar Totok, sapaan akrab Bambang Samekto saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek, Selasa (13/06/2017).

Menurut Totok, mandegnya proyek perbaikan jalan ini juga menunjukkan kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR) patut dipertanyakan. Bagaimana mungkin terpilih rekanan pelaksana proyek yang kurang kredibel seperti ini. "Apapun alasannya, ini tidak benar. Usai peletakan batu pertama justru tidak digarap. Sudah sebulan lagi, ada apa ini," tandasnya.

Totok mengaku akan mengecek seluruh proyek yang didanai dari APBD 2017. Bukan tidak mungkin sejumlah proyek lain juga macet seperti proyek tersebut. "Akan kami sidak semua, bagaimana progressnya. Jangan sampai kejadian di Plupuh ini juga terjadi di kecamatan lain," tambahnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI