Jalan Masaran-Pungkruk Dibangun 4 Lajur

SRAGEN, KRJOGJA.com – Kementerian Pekerjaan dan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan dana sebesar RP 60 Miliar untuk pelebaran jalan Masaran-Pungkruk di Kabupaten Sragen pada 2020 mendatang. Salah satu ruas jalan nasional itu akan dilebarkan menjadi 24 meter atau empat lajur kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen, Marija Senin (16/12) mengatakan, proyek pelebaran jalan Masaran-Pungkruk akan ditangani langsung oleh Kementerian PUPR karena statusnya jalan nasional. "Usulan pelebaran jalan sudah disetujui dan sudah dianggarkan oleh Kementerian PUPR pada APBN 2020. Kalau tidak salah anggarannya sekitar Rp 60 miliar," ujar Marija.

BACA JUGA :

Pilbup Sragen, Duet Yuni-Dedy Menguat

Bencana Alam Ancam Puluhan Desa di Sragen

 

Menurut Marija, pelebaran jalan Masaran-Pungkruk merupakan lanjutan dari proyek pelebaran ruas jalan Palur-Sragen-Mantingan. Setelah terhenti beberapa tahun, Kementerian PUPR akhirnya melanjutkan pelebaran jalan Kebakkramat-Masaran pada 2017. Baru pada 2020, Kementerian PUPR kembali melanjutkan proyek pelebaran jalan nasional itu.

Berhentinya proyek pelebaran jalan itu dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat yang lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur lainnya. "Itu usulannya memang sudah lama. Kami memandang jalan Masaran-Pungkruk memang sudah layak dilebarkan karena kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Bentuknya nanti menyerupai ruas jalan Palur-Kebakkramat dengan lebar 24 meter," jelas Marija.

Saat ini, lanjut Marija, lebar jalan Masaran-Pungkruk adalah 2-7-2 yakni bahu kiri 2 meter, badan jalan 7 meter dan bahu kanan 2 meter. Setelah dilebarkan, ukuran badan jalan menjadi 7×2 meter. Sisa lebar jalan diproyeksikan untuk bahu kanan dan kiri, saluran drainase, akses pejalan kaki hingga median jalan. 

Marija memastikan tidak ada kegiatan pembebasan lahan untuk menunjang pelebaran jalan Masaran-Pungkruk. Menurutnya, bangunan rumah-rumah warga atau pertokoan di pinggir jalan sudah berada di posisi yang tepat sehingga tidak perlu dibebaskan lahannya. 
"Setelah jalan Masaran-Pungkruk dilebarkan, proyek berikutnya adalah pelebaran jalan Sragen-Mantingan. Jadi, pelebaran jalan nasional itu dilaksanakan dalam dua tahun anggaran," tambahnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI