Jalur Independen Dipersulit, Begini Komentar Henry Indraguna

SOLO, KRJOGJA.com – Pengacara kondang, KP Henry Indraguna, SH, CLA, CIL yang tengah berlaga di Pemilihan Walikota (Pilwakot) Solo 2020 merasa heran peraturan KPU (Komisi Pemilihan Umum) 2020 sangat memberatkan calon walikota atau calon kepala daerah yang ingin mendaftarkan diri lewat jalur perorangan (independen).

Klausul yang memberatkan itu, utamanya pada persyaratannya yang harus di penuhi oleh calon walikota maupun calon kepala daerah dari jalur independen.

"Bayangkan untuk pencalonan Walikota Solo saja, calon dari independen harus mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat pernyataan dukungan setidaknya dari 40 ribu orang," ujar Henry Indraguna (HI) usai melakukan audensi dengan Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti di kantor KPU Daerah Solo, jalan Kahuripan, Solo, Kamis (28/11/2019) .

Menurut HI dengan waktu yang disediakan untuk pengumpulan data persyaratan dukungan tersebut hanya lima hari, dari tanggal 16 – 20 Pebruari 2020. Berarti, waktunya praktis hanya tinggal kurang lebih tiga bulan. Belum lagi, ketika persyaratan tersebut dikumpulkan belum tentu lolos, karena KPU masih mengadakan verifikasi atas keabsahan syarat tersebut.

Hal ini dirasa sangat memberatkan, sebab disana akan muncul permasalahan yang sangat mungkin terjadi, seperti adanya pemalsuan data, warga setempat akan merasa ketakutan membuat surat pernyataan dukungan tersebut, karena kemungkinan akan munculnya ancaman dari pihak-pihak tertentu atau akan dikucilkan oleh tokoh yang berpengaruh berasal dari partai politik besar.

Untuk memenuhi persyaratan tersebut, pihak calon kepala daerah mempercayakan kepada Tim Sukses atau Relawan. " Resikonya lagi , kalau semua personilnya (Timses atau Relawan) jujur, kalau tidak ? "Tentu calon Walikota atau kepala daerah yang akan kena sanksi.

Sanksinya bisa administrasi dari KPU, namun ketika ditemukan kekeliruan atau pemalsuan identitas dari hasil verifikasi bisa sanksi pidana,"ujar lawyer yang laris dimintai tolong sejumlah artis papan atas di Jakarta itu.

Sementara itu, menurut Ketua KPUD Solo, Nurul Sutarti, SP, Msi mengatakan, pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak untuk memberikan solusi kepada calon kepala daerah yang maju melalui jalur Indenpenden ini, masalahnya pihaknya menjalankan tugas atas dasar Peraturan KPU No 16 tahun 2019 ini tersebut. Karena untuk menjadi peserta Cawalkot (calon walikota) Surakarta melalui jalur Independen, minimal harus mengumpulkan surat pernyataan dukungan yang dilampiri foto copy KTP sejumlah 35.870 calon pemilih. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI