Jamin Keamanan dan Kenyamanan, Skybridge Dilengkapi CCTV

Editor: KRjogja/Gus

SOLO, KRJOGJA.com – Skybridge yang menghubungkan Terminal Bus Tirtonadi dengan Stasiun Kereta Api (KA) Solo Balapan, dilengkapi 'Closed Circuit Television' (CCTV) menyusul operasional fasilitas penyeberangan ini untuk umum selama 24 jam sejak pekan lalu. Selain itu, juga dilakukan penambahan lampu penerangan guna menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna.

Menjawab wartawan, di sela pemasangan CCTV, di kawasan skybridge, Selasa (5/3), Koordinator Terminal Bus Tirtonadi, Joko Sutriyanto, mengungkapkan, operasional jembatan penyeberangan sepanjang 460 meter selama 24 jam, sedikit banyak berdampak pada kerawanan keamanan. Secara manual, jaminan keamanan memang telah dilakukan dengan menerjunkan petugas patroli selama 24 jam yang dibagi dalam tiga shift berpelengkap alat komunikasi, namun dukungan kamera serta penerangan yang terang benderang, juga diperlukan, agar pengguna merasa nyaman dan terlindungi.

Tahap awal, tambah Joko, pemasangan CCTV baru sebatas pada dua titik, sedangkan tambahan lampu penerangan diletakkan pada 20 titik. Ke depan, akan dilakukan penambahan, hingga seluruh area skybridge terpantau CCTV. Demikian pula pusat kontrol CCTV, ditempatkan pada ruangan yang berjarak hanya beberapa meter dari gerbang skybridge kawasan Terminal Bus Tirtonadi, dengan dalih jika suatu saat terjadi peristiwa tak diinginkan, dapat dilakukan tindak lanjut dengan cepat. "Kita pisahkan dengan pusat kontrol CCTV terminal Bus Tirtonadi, sebab selain jaraknya terlalu jauh, juga untuk mengefektifkan pemantauan khusus areal skybridge," ujarnya.

Sejak dioperasikan untuk umum selama 24 jam pekan lalu, tambahnya, pengguna skybridge memang bertambah, meski belum begitu besar. Ketika masih dioperasikan terbatas khusus untuk penumpang yang hendak beralih moda transportasi, pengguna skybridge setiap hari rata-rata hanya sekitar 100 orang dari Terminal Tirtonadi ke Stasiun Balapan, dan 200 orang dari arah sebaliknya. Sekarang bertambah menjadi sekitar 400 orang per hari, dengan asumsi penambahan pengguna berasal dari kalangan masyarakat umum.

Karenanya, untuk mengefektifkan fasilitas tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan berbagai cara, termasuk pemasangan spanduk dan banner di sejumlah titik. Secara insidental, Joko juga merencanakan sejumlah event di kawasan skybridge agar lebih memasyarakat, sekaligus menunjang aktivitas kepariwisataan.

Dia meyakini, keberadaan skybridge pada saatnya nanti sangat menunjang aktivitas masyarakat, terkait arena wisata air yang berada persis di depan Terminal Bus Tirtonadi. Selain itu, Terminal Bus Tirtonadi nantinya juga bukan hanya fasilitas untuk aktivitas transportasi umum, tetapi juga dintergrasikan dengan kegiatan ekonomi dan sosial yang rencananya di bangun di lantai atas. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI