Jampidsus Raih Doktor di UNS

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Ali Mukartono meraih gelar doktor dari Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dengan predikat cumlaude setelah berhasil mempertahankan desertasinya di depan dewan penguji dalam ujian terbuka, Senin (12/04/2021).

Ali Mukartono menulis disertasi berjudul ‘Rekonstruksi Hukum Penerapan Tindak Pidana Kolusi dan Tindak Pidana Nepotisme sebagai Instrumen Pencegahan Tindak Pidana Korupsi’. Disertasi ditulis dari hasil penelitian terkait upaya pemerintah dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Dalam desertasinya ia menilai upaya pemerintah dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari KKN masih terfokus pada Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) saja. “Kelemahan hukum politik pertama adalah kebijakan pemerintah hanya fokus pada korupsi dengan mendikotomi pencegahan dan penindakan tanpa ada suatu langkah yang integral dan komprehensif menghadapi korupsi,” ujar Ali Mukartono.

Selain itu, ia menilai hukum politik penerapan tindak pidana kolusi dan nepotisme tidak jelas. Karena sejak 1999 tidak ada penindakan terhadap kolusi dan nepotisme. “Akibatnya UU No 28/ 1999 tidak aplikatif dan penindakan tidak berjalan optimal.”

Ujian Terbuka dipimpin rektor Prof Dr Jamal Wiwoho didampingi Dekan Sekolah Pascasarjana UNS, Prof Sutarno dan sejumlah penguji diantara Prof Indriyanto Seno Adji (dari Universitas Krisnadwipayana), Prof I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, Prof Pujiyono, Prof Supanto, Prof Adi Sulistyono dan Dr Sulistyanta. (Qom)

BERITA REKOMENDASI