Jangan Asal Sikat, Penegak Perda Harus Lebih Humanis

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Aparat Satpol PP dituntut lebih humanis, dekat dengan rakyat dan persuasif dalam menjalankaan tugas. Personel penegak perda tersebut diminta menerapkan pendekatan kultural sosiologis agar lebih simpatik di tengah rakyat.

Prinsip penegakan perda tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko saat membuka Jambore Satpol PP ke VI Tingkat Jawa Tengah di Camping Resort Tawangmangu, Karanganyar, Rabu (22/9/2016). Seorang petugas humanis tetap harus tegas menjalankan kewajibannya menjunjung tinggi perda dan memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Profesionalisme harus ditunjukkaan. Tegas tapi jangan kasar. Pendekatan-pendekatan persuasif ditekankan sebelum melakukan tindakan lebih jauh,” ujarnya.

Jambore kali ini diikuti ratusan personel Satpol PP asal 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan dari Satpol PP provinsi, Rabu-Jumat (21-23/9/2016). Masing-masing utusan terdiri 10 personel untuk mengikuti aneka kegiatan seperti perlombaan kedisiplinan, cerdas cermat penegakan perda dan simulasi penanggulangan keributan. (R-10)

 

BERITA REKOMENDASI