Jasad Eko Ditemukan Tim Penyelam

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Tubuh korban terseret arus Sungai Walikan, Jatipuro, Karanganyar ditemukan tim penyelam Basarnas di dekat Jembatan Padas Malang wilayah Desa Sonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Selasa (9/1) pukul 12.39 WIB. Korban tercebur saat menebar jaring ikan di hulu sungai yang berjarak 500 meter dari lokasi penemuan.

“Iya, sudah ditemukan. Tubuhnya tersangkut bebatuan berjarak 100 meter dari jembatan. Area penemuan masuk Kabupaten Wonogiri. Kami mendapat laporan itu. Apresiasi terhadap para sukarelawan yang selama ini berjuang menyisir aliran sungai itu selama tiga hari ini,” kata Kapolsek Jatipuro AKP Yuni Marsianto kepada wartawan.

Tim penyelam di bawah koordinasi Basarnas Surakarta diandalkan dalam operasi pencarian karena terdapat ruang-ruang tak bisa terjangkau penyisiran secara manual. Ruang-ruang itu seperti palung dan kedung tertutup air. Dalam tiga hari pencarian, cuaca buruk cukup menyulitkan. Bahkan pada hari pertama pencarian, Minggu (7/1) operasi terhambat luapan sungai akibat hujan deras. 

Korban merupakan warga Dusun Balong, Desa Kedawung, Kecamatan Jumapolo, Eko Sulistyo (22). Bersama adiknya, mereka berniat mencari ikan di Sungai Walikan, namun ia terpeleset dan tercebur. Korban diketahui tak bisa berenang.

“Jenazahnya utuh,” katanya.

Tubuh korban langsung dibawa ke puskesmas Jatipuro untuk divisum dan pemeriksaan tim inavis. Setelah itu dibawa ke rumah duka.

Wakabid Ops SAR Karanganyar M Rasyid Al Fauzan mewakili Komandan SAR Karanganyar, Prihanto mengatakan lokasi penemuan sesuai prediksinya.

“Di kedung sudah dibrengkali, nihil. Lalu diprediksi nyangkut di bawah. Total terdapat tiga SRU (search rescue unit). SRU 1 dan 2 menyisir di aliran sungai. Sedangkan SRU 3 menyelam,” katanya. (Lim)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI