Jelang Demo 212, Aparat Keamanan Sekat Wilayah Perbatasan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Penyekatan wilayah perbatasan dilakukan oleh Polres Sukoharjo untuk memantau sekaligus melakukan pengamanan menjelang demo besar di Jakarta 2 Desember. Wilayah tersebut yakni di perbatasan Kecamatan Weru, Sukoharjo dan di Prambanan Klaten.

 

Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano, Senin (28/11) mengatakan, penyekatan dilakukan untuk menjaga keamanan bersama wilayah. Lokasi yang dipilih yakni di Kecamatan Weru yang merupakan pintu masuk dan keluar Weru, Sukoharjo ke Gunungkidul Yogyakarta dan sebaliknya. Lokasi lainnya yakni di Prambanan Klaten, meski berada di luar wilayah namun Polres Sukoharjo tetap membantu melakukan pemantauan dan pengamanan sesuai instruksi dari Polda Jawa Tengah. Prambanan dipilih karena menjadi perbatasan yang menghubungkan Kartasura, Sukoharjo – Kota Solo dengan Yogyakarta atau sebaliknya.

“Pemantauan dan pengamanan dilakukan polisi dengan semua unsur terkait. Semua sudah berjalan hingga 2 Desember mendatang,” ujar AKBP Ruminio Ardano.

Polres Sukoharjo menerjunkan banyak personil untuk melakukan tugas di dua lokasi perbatasan tersebut. Mereka berjaga selama 24 jam secara bergantian. Sedangkan anggota yang tidak berjaga di Weru dan Prambanan maka tetap melaksanakan tugas di pos masing masing. “Patroli pengamanan keliling tetap masih dilakukan di Sukoharjo dengan rute secara menyeluruh,” lanjutnya.

Patroli pengamanan dilakukan dengan menyasar disejumlah lokasi penting seperti kantor pemerintahan, perbankan, toko emas, pasar, perumahan dan lainnya. Petugas menyisir tempat tersebut untuk menjamin keamanan masyarakat.

Kapolres menambahkan, Polres Sukoharjo juga menggelar apel kebhinekaan yang melibatkan semua pihak. Kegiatan dimaksudkan untuk menjaga kesatuan bangsa. Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, apel kebhinekaan diikuti tidak hanya pejabat, namun juga pelajar, mahasiswa, ormas, tokoh agama, TNI/Polri. Seluruh peserta melakukan deklarasi untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.
Terkait dengan rencana aksi demo 2 Desember di Jakarta, Wardoyo mengatakan, masyarakat tidak perlu terpancing isu. Mereka dihimbau untuk tidak ikut aksi demo dan tetap tinggal di Sukoharjo. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI