Jelang Pemulangan Jemaah Haji, Keluarga Diingatkan Ambil Koper dan Air Zamzam

KARANGANYAR, KRJOGJA.com –  Kantor Kemenag Kabupaten Karanganyar mengingatkan pengambilan air zamzam dan koper jemaah haji jelang kepulangannya ke Tanah Air pada Minggu (18/8) mendatang. Hingga Kamis (15/8), tersisa 40 paket air zamzam belum diklaim.

“Sebenarnya, air zamzam sudah bisa diambil jauh-jauh hari sebelum haji tiba ke Tanah Air. Sebab, kami sudah menerima jatah by name haji untuk air zamzam itu pada sepekan setelah keberangkatan. Jumlahnya sesuai dan dijatah 5 liter untuk masing-masing jemaah,” kata Plt Kepala Kantor Kemenag Karanganyar, Wiharso baru baru ini.

Air zamzam dalam kemasan itu dapat diklaim pemiliknya dengan menunjukkan surat pengantar dari Kemenag. Biasanya, keluarga jemaah menyertakan surat kuasa mewakili pengambilan. Prosedur serupa dilakukan untuk mengambil koper jemaah haji. Hanya saja, koper tersebut baru bisa diambil saat kedatangan jemaah.

Wiharso mengatakan, pengiriman air zamzam dengan pembatasan jumlah dan mendahului pemulangan jemaah, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Otoritas penerbangan haji melarang jemaah menyimpan air zamzam di koper atau tasnya.

“Segera saja mengambilnya. Karena kantor Kemenag melayani pengambilan sampai (Jumat, 16/8) pukul 16.00 WIB. Masih tersisa 40 paket. Sebenarnya tidak ada batas pengambilan. Hanya saja kalau haji pulang besok Minggu, alangkah baiknya zamzam sudah tiba di rumah sebelum hari tersebut,” katanya.

Sebanyak 561 calon jemaah haji asal Karanganyar naik haji pada tahun ini. Mereka terbagi dua kloter, yakni kloter tiga sebanyak 334 jemaah sedangkan kloter empat sebanyak 223 jemaah. Mereka masuk ke asrama haji Donohudan, Boyolali pada Sabtu sore dan malam.

Dilanjutkan penerbangannya pada Minggu (7/7) pukul 17.00 WIB dan 19.00 WIB. Sesuai jadwal, mereka akan tiba di Tanah Air pada Minggu 18 Agustus pada pukul 18.00 WIB dan tengah malam di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.

“Satu orang jemaah wafat bernama Mudjahid Damanhuri Mangun bin Damanhuri (73) di Tanah Suci pada Selasa (9/7) pukul 10.00 waktu setempat. Beliau menderita stroke. Alhamdulilah jemaah lainnya sehat sampai sekarang. Semoga sampai di Tanah Air dalam keadaan selamat pula,” katanya. (Lim)

 

 

BERITA REKOMENDASI