Jelang Pilgub, Proses Pencetakan KTP-el Dipercepat

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Proses pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) untuk kebutuhan proses Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 diminta dipercepat. Sebab kepemilikan KTP-el menjadi salah satu syarat penggunaan hak pilih. Kalaupun sampai hari pencoblosan pemilih belum memiliki KTP-el maka masih diberi kesempatan menggunakan surat keterangan (suket) yang dikeluarkan resmi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo.

Komisioner KPU Sukoharjo Yulianto Sudrajat, Senin (19/3) mengatakan, ada sejumlah pemilih Pilgub Jawa Tengah di Sukoharjo yang belum memiliki KTP-el. Mereka baru memegang suket atau KTP lama. Meski begitu mereka tetap tercatat dan memiliki hak pilih. Tapi kedepan mereka tetap diminta melengkapi salah satu persyaratan sebagai pemilih dengan memiliki KTP-el.

KPU sudah berkoordinasi dengan Dispendukcapil Sukoharjo khususnya berkaitan dengan pencetakan KTP-el. Hasil koordinasi diketahui masih ada kendala karena terbatasnya stok cetak blangko KTP-el. 

"Ada potensi pemilih yang belum memiliki KTP-el sebagai syarat bukti pemilih berasal dari Sukoharjo. Mereka ada yang sudah terdata sekarang dan nanti para pemilih pemula yang baru memenuhi syarat menjadi pemilih menjelang pelaksanaan pencoblosan Pilgub Jawa Tengah 2018," ujar Yulianto Sudrajat.

Proses pencetakan KTP-el terus dikebut terhadap pemilih Pilgub Jawa Tengah 2018. Hal itu dilakukan mengingat jadwal pencoblosan sudah semakin dekat.

Kepala Dispendukcapil Sukoharjo Sriwati Anita mengatakan, masih ada warga Sukoharjo yang belum memiliki KTP-el. Proses pencetakan akan dipercepat begitu ada stok blangko cetak KTP-el. 

Dispendukcapil Sukoharjo masih menunggu kiriman blangko cetak KTP-el dari pemerintah pusat. Sebab selama ini kendal yang dihadapi yakni habisnya stok blangko cetak.

"Begitu ada blangko cetak maka langsung dilakukan pencetakan KTP-el. Itu dilakukan tidak sekedar pelayanan pada masyarakat namun juga persiapan Pilgub Jawa Tengah 2018," ujar Sriwati Anita.

Pelayanan pada masyarakat apabila stok blangko cetak habis maka akan diberikan suket sebagai pengganti KTP-el. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap bisa memiliki kartu identitas resmi kependudukan. 

"Suket sama fungsinya dengan KTP-el termasuk dipakai saat pemilu. Tapi kami berusaha agar masyarakat tetap bisa memiliki KTP-el," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI