Jelang STOK Baru, Pejabat dan Staf Harap-harap Cemas

SOLO (KRjogja.com) – Kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dilanda situasi harap-harap cemas, menyusul rencana perombakan total Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang berimbas pada pergeseran posisi jabatan tertentu. Tak kurang kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) berstatus staf, juga diliputi tanda tanya besar, terkait kemungkinan pergantian pimpinan pada unit kerja masing-masing.

"Tunggu saja sampai pada 31 Desember 2016 malam, semua akan diketahui secara terbuka dan jelas," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Hari Prihatno, menjawab wartawan di Balaikota, Kamis (22/12/2016).

Sejauh ini, perombakan SOTK diikuti dengan pergeseran pejabat, masih tertutup rapat. Memang sempat muncul bocoran-bocoran yang menyebut beberapa personal akan menduduki pos jabatan tertentu, namun hal itu belum bisa terkonfirmasi. Pengisian pos jabatan serta pengukuhan pejabat sesuai SOTK baru itu, jelas Hari Prihatno akan dilakukan bertepatan dengan malam pergantian tahun 1 Januari 2017.

Pun sejumlah pejabat yang kebetulan disebut dalam rumor itu, senderung bersikap pasrah sembari menunggu hari-H pengukuhan bertepatan pada malam tahun baru nanti. "Pasrah saja, dan siap ditugaskan di manapun, termasuk menjadi staf biasa, serta akan menjalankannya dengan sepenuh hati," ungkap Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP), Subagyo yang hampir pasti terimbas perombakan SOTK, karena OPD yang semula dipimpinnya akan melebur pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Yulistianto, mengungkapkan, dalam perombakan SOTK ini, memang ada beberapa pejabat akan digeser, terkait penggabungan beberapa OPD ataupun OPD baru. Dalam pengukuhan nanti, sedikitnya akan melingkupi sekitar 800 pos jabatan mulai eselon IV hingga II. Sejauh ini, Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), masih mematangkan proses pengisian pos jabatan sesuai SOTK baru. Dalam beberapa hari ke depan, hasil penggodogan tim Baperjakat akan diserahkan kepada Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo sebagai pemegang hak prerogatif dalam pengisian pos jabatan. (*)

BERITA REKOMENDASI