Jelang Tutup Tahun, Bantuan Pertanian Dirapel

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar mengucurkan berbagai bantuan ke petani organik secara serentak jelang tutup tahun anggaran 2017. Yakni dana hibah bercocok tanam, pinjam pakai kendaraan pengangkut panen, sertifikat tani organik, sarana peasarana budidaya tembakau dan hibah sarana berkebun.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar, Supramnaryo mengatakan pendanaan dari beberapa bantuan itu bersumber APBD perubahan 2017 dan sebagian lain APBD murni 2017. Meski dikucurkan mepet pergantian tahun, ia memastikan tak mengurangi pemanfaatannya karena tetap dibutuhkan selama petani bercocok tanam. Penting diketahui, masa tanam Oktober-Maret masih berlangsung. 

Dana hibah bercocok tanam bersumber APBD perubahan disalurkan ke 15 kelpmpok tani dengan nominal mulai Rp 15 juta sampai Rp 125 juta. Kemudian delapan kendaraan roda tiga ke kelompok tani organik, sertifikat organik ke dua kelompok tani, sarana pendukung budidaya tembakau dari DBHCHT berupa hand sprayer elektrik, pompa air, cultivator, dan appo. Terakhir, sarana bidang perkebunan ke empat kelompok tani.

“Bantuan ini diprioritaskan ke kelompok tani organik yang tersebar di 15 desa. Diharapkan, desa-desa lain mengikuti langkahnya mengurangi obat-obatan kimia dan beralih ke sistem organik. Pemerintah sangat mendukung hal itu. Bahkan mengucurkan bantuannya,” katanya usai menyerahkan bantuan di halaman Bank Jateng Karanganyar, Kamis (28/12/2017). (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI