Jembatan Gabahan, Lalu-lintas Jalur Selatan Dialihkan

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pembangunan Jembatan Gabahan di Tasikmadu mengakibatkan akses utama menuju jalur selatan Kabupaten Karanganyar dari simpang empat Papahan ditutup. Jalan perkampungan di simpang Ngijo dan simpang RS PKU Muhammadiyah menjadi tumpuan pengalihan arus lalu lintas.

“Kendaraan roda dua masih boleh melintas, tapi one way. Sedangkan mobil dibelokkan ke simpang Ngijo dan simpang PKU. Truk bertonase 8 ton lebih dari arah Solo tidak boleh belok ke papahan, begitu pula yang dari Kebakkramat,” kata Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub-PKP), Sundoro kepada KRJOGA.com usai meninjau jembatan darurat Gabahan, Senin (25/09/2017).

Ia memastikan jembatan darurat di sisi utara aman dilalui one way oleh kendaraan roda dua selama proyek berlangsung. Di area ini, ia meminta rekanan menerjunkan petugas jaga. Selama sepekan ke depan, personel Dinas Perhubungan juga menjaga di lokasi blokade untuk menghalau truk dan mobil nekat melintas.

“Titik-titik pengalihan arus sudah dipasang tanda peringatan dan penunjuk arah. Sedangkan jembatan daruratnya itu cukup kuat karena di bawahnya ada rel, namun diperuntukkan roda dua saja. Pemasangannya untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas anak sekolah,” katanya.

Sementara itu pembangunan ulang Jembatan Gabahan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) yang telah dilelangkan dengan masa pengerjaan 180 hari. Pagu anggaran Rp 1,5 miliar bersumber Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2017.

Kabid Bina Marga, Darmanto mengatakan keseluruhan material penyusun lama jembatan diganti namun tetap mempertahankan fondasinya. Pilar penyangga jembatan di tengah sungai juga dihilangkan. Selain itu, badan jembatan dilebarkan menjadi 8 meter dari semula 6 meter. Di jembatan ini, jalan baru nanti lebih tinggi 0,5 meter dibanding jalan lama.

“Pembangunan ulang Jembatan Gabahan termasuk membongkar rel milik PG Tasikmadu, kita sudah izin ke perusahaan itu. Proyek ini untuk mengantisipasi banjir di selatan Ngijo. Di jembatan lama, sampah sering menumpuk di bawahnya karena terhambat pilar. Jembatan di sisi baratnya juga sama. Pilarnya akan dihilangkan,” katanya.

Pantauan KRJOGJA.com, kendaraan roda dua melaju one way di jembatan darurat berukuran lebar 1 meter di barat Jembatan Gabahan yang tengah dibongkar. Sebuah alat berat tengah mengeruk badan jembatan di Jalan Raya Papahan-Tasikmadu itu. (Lim)

BERITA REKOMENDASI