Jembatan Genefo Bakal Direkonstruksi, Disiapkan Rp 32 Miliar

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN, KRJOGJA.com – Jembatan Ganefo di Kecamatan Tangen, Sragen, yang telah berumur puluhan tahun akan dibangun ulang pada 2020 mendatang. Pembangunan jembatan yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo dan menjadi jalur alternatif dari Sragen ke Grobogan dan Blora menelan anggaran hingga Rp 32 miliar.

Kepastian akan dibangunnya Jembatan Ganefo itu diungkapkan legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Provinsi Jawa Tengah, Untung Wibowo Sukowati kepada wartawan Kamis (14/11). "Sudah masuk di APBD Provinsi senilai Rp 32 miliar untuk pembangunan Jembatan Ganefo. Saya memperjuangkan karena jembatan itu sudah berumur puluhan tahun dan layak dibangun ulang," ujarnya.

Menurut Bowo, sapaan akrab Untung Wibowo Sukowati, perjuangan untuk mendapatkan anggaran pembangunan jembatan tersebut tidak mudah. Dirinya mengaku harus meyakinkan Pemprov Jateng agar usulan perbaikan jembatan disetujui. "Kondisi jembatan sudah sempit dan tidak sesuai dengan kondisi lalulintas sekarang dimana jembatan berada di jalur ramai," tambah adik kandung Bupati Sragen, Yuni Sukowati ini.
Sebagai informasi, jembatan Ganefo juga menjadi penghubung wilayah Kecamatan Ngrampal dan Tangen, Sragen.

Nama jembatan itu diambil dari nama pesta olahraga akbar 'The Games of The New Emerging Forces' (Ganefo) pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Kini jembatan tersebut kondisinya sudah membahayakan dan terlalu sempit.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati membenarkan rencana pembangunan Jembatan Ganefo tersebut. Dia menyebut anggarannya Rp 32 miliar berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah. "DED (detail engineering design) dan lelang ada di provinsi semua. Tahun ini pembebasan lahan sudah selesai dan akan mulai dibangun pada 2020," ujarnya.

Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen, bersyukur ada bantuan dari Provinsi Jawa Tengah. Selain Jembatan Ganefo, Yuni juga menyebut dua proyek ruas jalan yang akan dibangun Pemprov Jateng pada 2020, yakni Jalan Tangen-Jenar yang merupakan jalan provinsi dan Jalan Transito-Batu Jamus akan dilebarkan dan di-hotmix lagi. "Alhamdulillah bisa mengurangi beban Pemkab Sragen," katanya. (Sam)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI