Jokowi Mudik ke Gondangrejo Karanganyar

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak melewatkan kesempatan bersilaturahmi dengan keluarga besarnya di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar saat pulang kampung, Kamis (7/7/2016). Di sana pula Jokowi membagikan 1.250 paket sembako kepada warga sekitar.

Di Balai Desa Krangan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan pertemuan dengan orang-orang tersayang dan dihormatinya di kampung halamannya itu sangatlah berarti. Masa kanak-kanaknya sering dihabiskan di desa tempat tinggal almarhum ayahandanya Notomiharjo.

“Saya di sini karena kangen, kangen dan kangen,” ucapnya di hadapan warga seraya menceritakan dirinya sering ke desa yang berjarak 15 kilometer dari Kota Solo itu.

Sejak SD sampai SMP, Jokowi menyeberang Sungai Bengawan Solo dengan menaiki perahu rakit (getek) untuk menjangkau Gondangrejo dari Kebakkramat setelah turun dari bus. Menurutnya, warga tetap mengandalkan sarana transportasi tradisional itu sampai sekarang untuk menghubungkan dua wilayah kecamatan. Kepada warga, Jokowi menyampaikan niatan membangun jembatan.

“Nanti biar dicek dulu sama Pak Menteri PU. Pastinya kalau sudah dicek, pasti akan dibangun. Warga bersabar saja ya,” sambungnya.

Usai memberikan sambutan, sebanyak 1.250 paket sembako dibagikan ke warga yang sudah sejak pagi menunggu berjumpa dengan presiden. Warga dari tujuh dusun tersebut sehari sebelumnya menerima 1.000 lembar kupon penukaran dan tambahan 250 lembar lagi pada Kamis pagi bagi warga lain yang belum terjatah. Kepala Desa Kragan, Widada mengatakan kupon dapat ditukar 2,5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilo gula pasir dan satu bungkus teh celup isi 25.

“Semua kupon habis. Murni dari keluarga pak Jokowi yang disalurkan ke keluarga miskin dan lansia. Tidak termasuk PNS,” katanya.

Jokowi dan ibundanya Sujiatmi membagikan pula uang fitrah di balai desa usai acara keluarga di rumah pamannya Heru Purnomo. Satu amplop uang fitrah berisi Rp 100 ribu yang terdiri 10 lembar pecahan Rp 10 ribu.

Selain lansia, orang nomor satu di Republik Indonesia itu juga membagikan buku dan amplop uang fitrah kepada anak-anak. Setiap anak mendapat tiga buku tulis dan uang. Siswa SDN 02 Kragan, Taskiya Faza Izvi Ramadani (12) berencana menggunakan uang itu untuk membeli peralatan sekolah. (M-8)

 

BERITA REKOMENDASI