Juliyatmono-Rober Christanto Gencarkan Gerakan Ijo Royo-royo

KARANGANYAR, KRJOGJA.com –  Seluruh masyarakat diimbau menanam aneka pepohonan dalam gerakan Ijo Royo-royo, Minggu (15/12). Selain menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), gerakan ini juga menandai setahun kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati, Juliyatmono-Rober Christanto. Keduanya resmi dilantik menjadi pasangan kepala daerah Kabupaten Karanganyar periode 2018-2023 pada pada 15 Desember 2018 lalu.

Pada gerakan kali ini, Bupati Juliyatmono bersama kepala organisasi perangkat daerah dan BUMD menanam pohon trembesi di sepanjang Jalan Raya Lawu mulai depan kantor BRI Karanganyar sampai tugu batas kota.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar, Bambang Harsono mengatakan gerakan tersebut rutin dilakukan tiap 15 Desember. Pada periode kepemimpinan Juliyatmono di 2014-2018, ia bersama wakilnya saat itu Rohadi Widodo menanam ribuan bibit pohon di kawasan lereng Gunung Lawu. Sedangkan saat ini, ia menitikberatkan di kawasan perkotaan. Di tiap pelaksanaan, pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan aparatur pemerintah serta kalangan swasta mendukungnya dengan tanam pohon di lingkungan masing-masing.

“Imbauan ke semua kecamatan sampai ke desa-desa. Semua jenis tanaman boleh, untuk menghijaukan daerah masing-masing. Tadi pagi, penanaman simbolis di 30 titik,” katanya.

Sementara itu terkait setahun kepemimpinan Juliyatmono-Rober Christanto, Gerakan Aspirasi Muda Lawu (Gardal) memberi apresiasi tersendiri. Komunitas ini mengajak puluhan pengayuh becak konvoi dari poskonya menuju carfree day di Jalan Lawu. Mereka selain memberi selamat atas prestasi pasangan kepala daerah itu, juga menagih janji politiknya saat kampanye.

“Harapan kami adalah semua janji kampanye Juliyatmono-Rober Christanto saat pemilu kemarin, dapat terpenuhi. Kami mengapresiasi setiap prestasinya. Dengan konvoi ini, semoga menyemangati keduanya agar lebih menyejahterakan Kabupaten Karanganyar,” kata Komandan Gardal, Ananda Novel.

Novel melihat bukti nyata keberhasilan pasangan itu di program penciptaan 10 ribu wirausaha mandiri. Menurutnya, geliat UMKM terus bertumbuh melalui berbagai upaya. Termasuk ikut andil penetapan UMK tahun 2020 Kabupaten Karanganyar tertinggi se-eks Karisidenan Surakarta. Yakni Rp 1.989.000. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI