Kades di Wonogiri Minta Motor dan Dana Purna Bakti

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Ratusan kepala desa (Kades) di daerah Kabupaten Wonogiri dipastikan bakal ganti kendaraan dinas. Pasalnya, kendaraan operasional Kades di kabupaten itu yakni sepeda motor jenis Honda Supra keluaran 2006 sudah dinilai tidak layak lagi. Rencana pengadaan sepeda motor operasional Kades di daerah Wonogiri mencuat saat ratusan Kades dipanggil Bupati Wonogiri Joko Sutopo di pendapa Rumdin Bupati Wonogiri, Kamis (23/06/2022).

Selain minta sepeda motor baru, para Kades juga berharap agar Pemkab Wonogiri memikirkan uang pesangon atau dana purna bakti bagi Kades yang habis masa baktinya. Bupati Joko Sutopo mengungkapkan, pertemuan dengan ratusan Kades di daerahnya ini sebagai upaya pembinaan Pemkab kepada perangkat desa.

“Karena isu permintaan pesangon atau dana purna bakti bagi Kades yang akan ‘pensiun’ sudah kami dengar sebelumnya maka dalam pertemuan ini kami juga melibatkan kejaksaan negeri (Kejari) untuk menjelaskan dari sisi hukumnya boleh tidaknya,” kata dia.

Dia mengakui, pihaknya sudah mencari informasi di kabupaten/kota lain di Indonesia apa sudah ada yang memberikan dana purna bakti Kadesnya. “Ini penting dari pada nanti jika kami mengalokasikan anggaran itu (dana purna bakti) tanpa dasar hukum yang kuat pasti kami disalahkan kejaksaan,” kata bupati.

Kalau permintaan motor (dinas) baru, imbuh bupati yang akrab disapa Mas Jekek ini, akan kami realisasi tahun 2023. Dari segi anggaran, menurutnya, Pemkab Wonogiri mampu mengalokasikan dana sekitar Rp 7 miliar untuk pengadaan sepeda motor operasional ratusan Kadesnya.

“Kami tahu dan menyadari kendaraan dinas Kades memang sudah perlu pengadaan lagi,” ujar Jekek sembari menambahkan motor dinas Kades yang ada saat ini pengadaan tahun 2006 lalu sehingga banyak yang tidak layak pakai lagi.

Menjawab pertanyaan media apakah motor dinas baru nanti tetap menggunakan jenis yang sama yakni bebek, bupati mengaku belum bisa menyebutkan. Soalnya, wacana yang berkembang di kalangan Kades di pelosok desa dengan geografi yang sulit butuh kendaraan dinas motor yang lebih besar dan kuat ketimbang yang mereka pakai selama ini. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI