Kantor Pemerintahan di Sukoharjo Terapkan Skrining Aplikasi Peduli Lindungi

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Pemkab Sukoharjo mengajukan izin ke Kementerian Kesehatan terkait pemasangan skrining Aplikasi Peduli Lindungi di seluruh kantor pemerintahan. Skrining secara ketat dilakukan terhadap semua orang baik pegawai maupun masyarakat yang datang. Hal ini untuk memastikan orang tersebut sudah mendapat vaksin virus Corona dan dalam kondisi sehat sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, Jumat (8/10) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah menerapkan skrining aplikasi Peduli Lindungi. Penerapan berlaku bagi semua aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Pemkab Sukoharjo. Selain itu juga diterapkan kepada masyarakat yang keluar masuk mengakses kantor Pemkab Sukoharjo.

Pemkab Sukoharjo untuk sementara menerapkan skrining Aplikasi Peduli Lindungi di dua lokasi saja yakni di Gedung Menara Wijaya dan Lobi Kantor Bupati. Sedangkan di seluruh kantor pemerintahan masih dalam proses persiapan.

Di Gedung Menara Wijaya dan Lobi Kantor Bupati sudah terpasang stand TV berisi QR Code. Selain itu juga ditempatkan petugas jaga. Penjagaan dilakukan secara ketat untuk melakukan skrining aplikasi Peduli Lindungi.

“Pemasangan alat skrining aplikasi Peduli Lindungi harus izin ke Kementerian Kesehatan. Sementara Pemkab Sukoharjo baru memasang dua tempat sesuai izin yang turun. Sedangkan lainnya akan menyusul,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo akan langsung menyediakan kelengkapan skrining aplikasi Peduli Lindungi setelah izin dari Kementerian Kesehatan turun. Penerapan akan dilakukan disemua kantor pemerintahan baik dalam bentuk stand TV atau banner print QR Code.

Skrining aplikasi Peduli Lindungi nantinya akan disediakan utamanya di kantor pemerintahan bersifat pelayanan masyarakat. Sebab tempat tersebut sering diakses dan banyak masyarakat datang meminta pelayanan. Kantor tersebut seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan lainnya.

Widodo mengatakan, pada penerapan skrining Aplikasi Peduli Lindungi di Gedung Menara Wijaya Pemkab Sukoharjo sudah berjalan. Semua ASN dan pegawai termasuk masyarakat yang datang wajib melewati skrining Aplikasi Peduli Lindungi. Penjagaan ketat dilakukan untuk memastikan semua orang yang mengakses telah memenuhi syarat.

“Skrining Aplikasi Peduli Lindungi diterapkan sesuai kebijakan pemerintah. Hal itu bertujuan untuk memastikan semua orang yang mengakses kantor pemerintahan sudah menerima vaksin virus Corona. Tujuan lainnya sebagai antisipasi penyebaran virus Corona,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI