Kantor Pemerintahan di Sukoharjo Terapkan Skrining Aplikasi Peduli Lindungi

Editor: Agus Sigit

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sukoharjo Suyamto, mengatakan, ada aturan baru terkait pelaksanaan kerja pegawai disaat penurunan level 2. ASN Pemkab Sukoharjo sekarang wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi saat keluar masuk kerja. Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati (Inbup) Sukoharjo Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Virus Corona.

Keberadaan Inbup tersebut dijadikan pegangan dan sudah disosialisasikan ke ASN. Pemkab Sukoharjo juga telah melakukan persiapan terkait pelaksanaan kewajiban penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dengan memasang dua TV stand yang menampilkan QR Code. Keberadaan QR Code tersebut penting sebagai fasilitas bagi ASN saat keluar masuk kerja bisa melakukan scan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Dua TV stand berisi QR Code telah dipasang masing-masing satu unit di pintu masuk Gedung Menara Wijaya dan pintu masuk Lobi Kantor Bupati. Kedua alat tersebut telah berfungsi. Sedangkan untuk kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya sudah disediakan QR Code untuk dicetak dan dipasang sebagai banner stand.

“ASN sekarang menggunakan aplikasi Peduli Lindungi saat masuk kerja sesuai Inbup,” ujarnya.

Dalam Inbup Sukoharjo Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2 Virus Corona dijelaskan pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 50 persen Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

Pelaksanaan WFO tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pengaturan waktu kerja secara bergantian. Selain itu, saat ASN melakukan Work From Home (WFH) tidak melakukan mobilisasi ke tempat lain serta dapat menerima kunjungan kerja yang berasal dari daerah lain dengan menunjukkan hasil negatif tes swab antigen (H-1). (Mam)

BERITA REKOMENDASI