Kapolda Jateng Cek Posko PPKM Mikro Gayam Sukoharjo

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menilai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sangat efektif menekan penyebaran kasus positif virus Corona. Seperti dilakukan di posko PPKM Mikro di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Angka kasus diharapkan terus berkurang dan menjadikan status zona Kabupaten Sukoharjo kembali hijau setelah sebelumnya sempat merah dan turun menjadi oranye.

Hal tersebut dikatakan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengunjungi posko PPKM Mikro di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Selasa (23/2). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan beserta jajarannya dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

Kapolda mengatakan, pembentukan posko PPKM Mikro di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo sangat penting karena efektif menekan angka kasus penyebaran virus Corona. Sebab dari data yang diketahui per 8 Februari lalu di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo ada tujuh warga terkonfirmasi virus Corona. Namun angka tersebut turun drastis setelah diterapkannya PPKM Mikro dan dibentuknya posko PPKM Mikro tinggal satu warga saja terkonfirmasi positif virus Corona.

“Posko PPKM Mikro di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo sangat efektif menekan angka penyebaran kasus positif virus Corona. Pembentukan posko ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lain di Sukoharjo,” ujarnya.

Polda Jawa Tengah sendiri sudah sangat serius dalam membantu pemerintah pusat melakukan penanganan kasus virus Corona. Kapolda mengatakan jajaran kepolisian di Jawa Tengah sudah membentuk posko PPKM Mikro salah satunya seperti di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Di posko PPKM Mikro Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo dicek langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi. Hasilnya dinyatakan lengkap baik dari sisi petugas, pemetaan wilayah, alat dan program kerja.

BERITA REKOMENDASI