Kapolres Wonogiri Tekan Fatalitas Laka

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI (KRjogja.com) – Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumbodor MSi mengungkapkan, dalam menghadapi kasus kecelakaan lalu lintas pihaknya kini cenderung menekan pada fatalitas dampaknya. "Kalau dulu yang ditekan jumlah atau angka lakalantas jangan sampai tinggi tapi sekarang bergeser fatalitasnya," tandas dia di RS PKU Muhammadiyah Selogiri, Rabu (21/9).

Hal tersebut dikemukakan kapolres pada Evaluasi dan Penandatanganan Kerjasama Penanganan Korban Kecelakaan lalu lintas dan Angkutan jalan secara terpadu antara PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Sukoharjo dengan Satlantas dan RS se Wonogiri di RS PKU. Menurut Kapolres, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis banyaknya angka korban kecelakaan lalu lintas di jalan harus ditekan. "Sebab jika tidak akan menyamai  jumlah korban perang," tandas Rumbodor.

Menyusul penandatanganan kesepakatan antara Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sukoharjo  M Erwin Setyanegara SE dan Satlantas dengan 7 Dirut RS di daerahnya, kapolres minta RS tidak boleh menolak pasien korban laka lantas. "Jika ada (RS) yang masih menolak (korban laka) hukumnya dosa," ujar Kapolres Wonogiri.

Di sisi lain kapolres berharap, jika ada kasus laka lintas maka  tim medis RS terdekat agar  datang menolong korban lebih awal. "Budaya masyarakat kita jika ada kejadian laka lantas yang dihubungi pertama nomor polisi, mestinya menghubungi rumah sakit (RS) agar segera ke TKP menolong korban," imbaunya. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI