Karanganyar 3 Hari Darurat Sampah

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Tim Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) membutuhkan waktu sampai tiga hari memungut sampah yang berserakan di wilayah Karanganyar Kota pascakarnaval kemerdekaan, Jumat (19/8/2016) lalu. Seluruh tenaga kebersihan dilarang libur sampai status darurat sampah dicabut.

“Khusus di wilayah kota, petugas kebersihan dipekerjakan lembur pada tanggal merah 17 Agustus. Prediksi puncak volume sampah, ternyata benar. Bahkan status darurat sampah yang berlaku mulai hari itu sampai Minggu (21/8/2016) pagi belum dicabut,” kata Heru Purwoto, Kepala Bidang Kebersihan DKP Karanganyar kepada KRjogja.com, Minggu (21/8/2016).

Diterjunkan 25 petugas penyapu jalan DKP dan tiga unit truk untuk membersihkan sampah bungkus dan sisa makanan maupun minuman milik pengunjung karnaval di area mulai alun-alun kota sampai buk siwaluh. Jalur ini merupakan rute karnaval sepeda hias dan karnaval jalan kaki pada Jumat (19/8/2016). Tumpukan sampah sampai menyumbat selokan air dan berserakan ke dalam perkampungan. Heru memperkirakan aktivitas membuang sampah sembarangan terpaksa dilakukan pengunjung karnaval karena tong sampah yang tersedia cukup banyak di penggal Jalan Lawu membeludak.

“Satu event saja menghasilkan sampah 8 meter kubik hanya di alun-alun saja. Jika dihitung sampai ke Taman Pancasila sampai dua truk berkapasitas 16 meter kubik,” terangnya. (M-8)

 

BERITA REKOMENDASI