Karanganyar Berangkatkan 32 Pramuka Penggalang

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Sebanyak 32 pramuka penggalang diutus mewakili Kwarcab Kabupaten Karanganyar pada Jambore Nasional X di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jawa Barat. Para utusan tersebut terpilih dari kalangan peserta didik SMP sederajat berprestasi.

Nantinya, 32 utusan asal Bumi Intanpari ini akan membaur bersama 22 ribu anggota pramuka penggalang dan pramuka berkebutuhan khusus dari 34 Kwarda se-Indonesia dalam mengikuti rangkaian kegiatan jambore bertema ‘Keren, Gembira, Asyik’ mulai 14-21 Agustus 2016. Para pramuka asal Karanganyar tersebut mengikuti agenda besar lima tahunan yang bertepatan HUT ke-55 Pramuka Indonesia.

Saat pelepasan rombongan di halaman kantor bupati, Rabu (10/8/2016), Bupati Juliyatmono dan Wabup Rohadi Widodo mengapresiasi positif kesediaan para pramuka mengikuti Jambore Nasional. Rombongan diberangkatkan sepekan sebelum kegiatan inti untuk mengikuti rangkaian event sebelum jadwal inti seperti upacara pembukaan, kebersihan perkemahan, anjangsana antarkontingen, pameran teknologi budaya, karnaval, temu alumni dan sebagainya.

Ketua Kwartir Cabang Kabranganyar, Samsi mengatakan pemilihan peserta jambore nasional berdasarkan rekomendasi pimpinan regu penggalang antar SMP pada Juni lalu.

“Dipilih 16 penggalang putra dan 16 penggalang putri. Totalnya 32 orang yang tergabung menjadi empat regu dan delapan pelatih penggalang. Sehingga totalnya 40 orang yang diberangkatkan mewakili Karanganyar,” ujarnya.

Disampaikan pula kontingen Karanganyar bersama peserta jambore nasional asal Jawa Tengah berkesempatan pamit secara langsung ke Gubernur Ganjar Pranowo di rumah dinasnya pada 3 Agustus lalu. Mereka diwakili pimpinan regu dan pimpinan kontingen. Samsi yang juga menjabat sekretaris daerah Pemkab Karanganyar ini mengatakan gerakan pramuka merupakan sarana pendidikan dan pertemuan akbar sesamanya se-Indonesia. Ragam kegiatan di dalamnya efektif membentuk watak terpuji, melatih kemandirian, keterampilan, serta mengokohkan jiwa persatuan dan kesatuan.

Sedangkan Bupati Juliyatmono meminta para utusan menjaga nama baik almamater sekolah dan Kwarcab Karanganyar, dengan mengikuti seluruh kegiatan.

“Tonjolkan ciri khas kita yang mengedepankan kekompakan dan kebersamaan yang diwujudkan oleh sifat gotong royong," katanya.

Ia mengatakan seorang pramuka harus menjiwai prinsipnya ke kehidupan bermasyarakat seperti suka membantu sesama, beretos kerja tinggi dan memiliki semangat perjuangan dalam mewujudkan rasa cintanya kepada Tanah Air. (M-8)

 

BERITA REKOMENDASI