Karanganyar Berlakukan Jam Malam, PKMM Didukung Operasi Yustisi

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diikuti operasi yustisi selama 11-25 Januari 2021 di Karanganyar. Selama dua pekan itu bakal diberlakukan jam malam.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mrngatakan seluruh masyarakat diharapkan mematuhi instruksi tersebut yang tertuang di regulasi no 180/2 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona.

“Jam malam berlaku mulai pukul 19.00 WIB. Alun-alun kota yang biasanya jadi pasar tiap malam, akan ditutup. Kami minta keikhlasannya. Tapi, jalan protokol tetap dibuka. Warung-warung dan pertokoan juga tutup selama jam malam,” katanya kepada wartawan di Karanganyar, Jumat (8/1).

Secara umum, dilakukan pembatasan aktivitas di ruang publik seperti perkantoran, tempat ibadah, warung makan dan sebagainya. Misalnya diperkantoran yang memberlakukan 25 persen work from office (WFO) sedangkan 75 persen work from home (WFH), lalu maksimal 25 persen kapasitas tamu di warung makan dan 50 persen maksimal jemaah di tempat ibadah. Pemerintah juga akan membubarkan hajatan yang melanggar protokol kesehatan (prokes).

“Tamu hajatan mbanyu mili. Artinya datang, nyumbang, bawa pulang hidangan dan langsung pamit. Tidak boleh berkerumun apalagi berlama-lama. Kalau melanggar langsung dibubarkan,” katanya.

BERITA REKOMENDASI