Karanganyar Budidaya Bawang Merah Dengan Biji

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Seiring makin populernya penanaman bawang merah dari biji, Badan Penyuluh Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Karanganyar bersama Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) mengujicoba metode itu di areal pertanian Desa Gumeng, Jenawi. 

Budidaya perdana di wilayah Karanganyar ini diandalkan menyuplai kebutuhan bibit bawang merah di Grobogan dan Brebes. Hal itu dikemukakan Kepala BP4K Karanganyar, Bambang Harsono, Kamis (29/09/2016). Berbekal inovasi dari BPTP itu, budidaya bawang merah dari biji telah memasuki bulan ketiga sejak dimulai Juli lalu oleh kelompok tani Sitiluhur 1 dan Sitiluhur 2 Desa Gumeng. 

"Pemilihan lokasi budidaya di lereng Gunung Lawu di Gumeng paling tepat dan kelompok taninya dianggap mapan. Dikembangkan di demplot yang ditangani dua kelompok tani. Yakni Sitiluhur 1 bekerjasama dengan BPTP dan Sitiluhur 2 di bawah kendali BP4K,” katanya.

Menurut Bambang penanaman bawang merah dari biji terhitung lebih menghemat ongkos bercocok tanam dibanding bibit umbi. Bambang menyebut, petani membutuhkan modal sedikitnya Rp 60 juta hanya untuk membeli umbi bawang merah per hektare hamparan. Ini dihitung dari harga umbi itu Rp 45 ribu perkilo. Sedangkan harga benih/biji Rp 7.500 per pak. (R-10)

BERITA REKOMENDASI