Karaoke Gunung Kemukus Kembali Marak

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN (KRjogja.com) – Menjelang bulan Suro atau Muharam, sejumlah tempat hiburan karaoke di Kompleks Gunung Kemukus mulai menggeliat lagi. Padalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen sebelumnya sudah menutup semua aktivitas hiburan di kompleks wisata makam Pangeran Smudera di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Dwi Sigit Kartanto mengatakan, tempat hiburan karaoke di Kemukus sudah kembali beroperasi sejak beberapa waktu lalu. Namun sejauh ini pihaknya masih melakukan pendataan secara terperinci. Pihaknya sengaja belum merazia tempat-tempat hiburan karaoke tersebut, lantaran razia yang dilakukan dinilai tidak menyelesaikan persoalan secara utuh. Apalagi razia yang dilakukan selama ini tidak bisa dilakukan secara menyeluruh, sehingga banyak yang tidak ketahuan.

"Sementara ini masih dilakukan pendataan terlebih dahulu. Memang belakangan karaoke di Kemukus mulai ramai kembali. Kami data terlebih dahulu, kalau sudah komplit baru dilakukan tindakan," jelasnya kepada KRjogja.com, Rabu (07/09/2016).

Sementara itu, Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Sragen, Tugiyono menegaskan seluruh tempat hiburan karaoke di Gunung Kemukus dipastikan ilegal atau tidak berizin. Pasalnya, Pemkab Sragen selama ini tidak pernah memberikan perizinan karaoke di Kemukus. "Kalau di Kemukus tidak ada yang berizin karena karaoke tidak diizinkan. Disana khusus untuk tempat ziarah," tuturnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI