Karya Anak Bangsa, ‘Eisa’ Bisa Menetralisir Udara dari Bakteri, Kuman dan Virus

SOLO, KRJOGJA.com – Hasil kreatifitas dan inovasi anak bangsa di saat pandemi, menghasilkan temuan baru berupa alat oksidasi yang bisa merubah Siniol (rumus kimia C10H18O) yang terkandung pada atsiri, eukaliptus menjadi senyawa udara yang bisa dihirup oleh tubuh manusia.

Direktur Pemasaran  dan Duta Eisa Global Indonesia (EGI) Dra Hj Siti Nur Zulaikha MKes saat launching Eisa Air Flow and purifiying machine di hotel Sahid Jaya, Solo, Sabtu (18/9/2021) mengatakan dari hasil penelitian Eisia mampu menetralisir  udara di ruangan dari bakteri, kuman, virus juga bisa sebagai alat terapi bagi penderita astma maupun TBC.

“Jadi hasil karya anak bangsa mesin Eisa intinya alat oksidasi udara yang berfungsi untuk mengurai/merubah cairan minyak Atsiri Eucalyptus menjadi senyawa udara agar bisa dihirup,” papar Duta Eisa Dra Hj Siti Nur Zulaikha MKes didampingi Direktur Utama EGI HM Ridwan dan Direktur Produksi EGI Mrajak Subagyo ST.

Dalam kesempatan itu HM Ridwan melakukan komunikasi virtual dengan rekan bisnisnya Abdullah yang berada di negara Arab Saudi. Dilaporkan oleh Abdullah di sejumlah hotel di Arab Saudi telah mempergunakan alat sejenis mesin Eisa.

“Di sejumlah hotel di Arab Saudi yang diinapi warga yang melaksanakan ibadah Umroh demi menjaga kesehatan ruangan hotel dihembuskan Siniol. Sehingga mampu menetralisir udara di ruangan baik dari bakteri, kuman termasuk virus,” ujar HM Ridwan mengutip pembicaraan dengan teman bisnisnya dari negara Arab Saudi. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI