Kasus Corona Tinggi, Etik Suryani Pimpin Penyemprotan Disinfektan

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Bupati Sukoharjo Etik Suryani pimpin langsung penyemprotan disinfektan disejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan juga dilakukan dengan berkeliling memberikan sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan dan mengingatkan masyarakat terhadap Surat Edaran (SE) nomor 400/1843/2021 tertanggal 15 Juni 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Virus Corona di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Virus Corona di Kabupaten Sukoharjo. Hal tersebut dilakukan mengingat sekarang masih pandemi dan tingginya kasus positif virus Corona.

Etik Suryani, Sabtu (19/6) mengatakan, Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta didukung Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo sudah melaksanakan kegiatan apel siaga disinfektan fasilitas umum dalam rangka penanganan virus Corona di Kabupaten Sukoharjo pada Jumat (18/6). Kegiatan digelar di halaman Pemkab Sukoharjo diikuti sejumlah petugas terkait dan langsung dilanjutkan penyemprotan disinfektan keliling sejumlah wilayah.

Bupati menjelaskan, bahwa saat ini permasalahan virus Corona kembali mengalami peningkatan luar biasa khususnya pasca libur Lebaran yang lalu. Peningkatan ini menyebar di hampir seluruh wilayah Indonesia, meskipun berbagai upaya penanganan telah dilakukan oleh pemerintah baik dari pemerintah pusat sampai dengan pemerintah daerah baik kebijakan larangan mudik maupun kebijakan PPKM dan diperpanjang sampai dengan PPKM Mikro sekarang ini.

Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah yang mengalami peningkatan penyebaran virus Corona. Hal ini ditandai dengan penyebaran yang hampir merata di seluruh wilayah di Kabupaten Sukoharjo, sehingga ini tentunya menjadi keprihatinan dan harus diatasi bersama. Dalam upaya pengendalian penyebaran virus Corona dan dampak pandemi virus Corona ini tidak bisa dilakukan pemerintah semata, namun harus dilakukan melalui kerjasama dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sukoharjo.

“Untuk itu saya berharap kepada semua pihak terkait dan seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo untuk saling bahu membahu bekerjasama dan sama-sama bekerja mengatasi permasalahan ini. Mudah-mudahan pandemi virus Corona segera berakhir dan hidup normal kembali,” ujarnya.

Etik Suryani melanjutkan, pihaknya baru saja menandatangani SE Bupati tentang Perpanjangan PPKM Mikro dimana salah satunya mengatur tentang pembatasan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembatasan jam operasional untuk rumah makan dan tempat hiburan. Bupati berharap kepada jajaran TNI dan Polri dan Satpol PP Sukoharjo untuk dapat membantu dalam penerapan kebijakan tersebut.

Etik Suryani mengatakan, pengaturan terkait perpanjangan PPKM Mikro sama dengan SE sebelumnya. Namun pada perpanjangan kali ini ada sejumlah perubahan besar berupa pengetatan kegiatan masyarakat. Hal itu dilakukan karena melihat perkembangan data sekarang adanya peningkatan kasus penyebaran virus Corona.

BERITA REKOMENDASI